DPC PDI - P Talaud Laporkan Penyebar Hoax Mantan Presiden ke - 5 RI Meninggal

KBRN, Talaud : Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( DPC PDIP) Jakop Mangole, SE Talaud didampingi Wakil Ketua partai sekaligus anggota fraksi  PDI- P di DPRD Talaud masing masing Gerson Essing, SH, Decky Tule, dan Delmar Ansiga, SE. 

 Wakil Ketua PDIP yang juga Staf Ahli Fraksi Anthoni Tucunan, S. Th, Kepala BSPN  Sujatmo Herendoli, S. Pd, Sekretaris BBHA Devosit Putra Malensang, SHdan pengurus lainnya nampak juga mengantar langsung laporan ke Polres Kepulauan Talaud .

 Kedatangan Jakop yang diketahui juga menjabat Ketua DPRD Talaud bersama rekan sesama pengurus PDI - P Talaud dan diterima Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dasveri Abdi, S. I. K

Dihadapan Kapolres, Mangole menyatakan maksud kedatangan mereka untuk menyampaikan laporan terkait beredarnya berita mantan Presiden ke -5  RI  yang juga Ketua Umum PDI - P, Megawati Soekarno Putri  telah meninggal dunia.

“Kita pengurus DPC PDIP Talaud merasa bertanggung jawab untuk menyampaikan laporan terkait berita bohong atau hoax oleh dua youtuber dengan satu tit tok bahwa Ibu Megawati telah meninggal dunia . Oleh karena itu kami sebagai kader partai merasa dirugikan. Sayapun sebagai Sekretaris Partai dipusingkan dengan kabar bohong tersebut. Laporan ini juga serentak disampaikan pengurus PDI - P se Indonesia, " ujar Mangole

Bersama pengurus PDI - P lainnya, tak lupa Mangole menyampaikan apresiasi kepada Kapolres yang telah menerima mereka dengan ramah dan luar biasa. 

" Terkait laporan yang kami sampaikan diserahkan sepenuhnya kepada Polres kepulauan Talaud sesuai mekanisme atau prosedur hukum yang berlaku," tambahnya

Kapolres Kepulauan Talaud menyatakan siap menindaklanjuti dan akan mempelajari laporan tersebut.

“Semua laporan masyarakat akan tetap kami tindaklanjuti. Kita akan mempelajari laporan tersebut, " terang Kapolres di wilayah terutara NKRI ini

Laporan dari PDI Perjuangan Telah telah diterima SPKT Polres Kepulauan Talaud. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00