Perahu Terbalik, Dua Nelayan Miangas Hampir Tengelam

KBRN,Manado: Dua nelayan asal Miangas nyaris tenggelam akibat perahu yang mereka tumpangi tenggelam disapu gelombang tinggi dan angin kencang. Peristiwa tersebut terjadi Jumat (7/5/2021) siang sekitar pukul 11:00 Wita di perairan Sangihe Talaud.

Beruntung keduanya selamat. Kedua nelayan tersebut adalah Yopi Makawekes dan Markus Maunde yang merupakan warga Miangas.

“Waktu saya berdiri tiba-tiba disapu ombak dan angin yang kencang, saya seperti kehilangan akal” cerita Makawekes kepada RRI ketika di temui di kediamannya Minggu (9/5/2021) pagi.

Masih dalam kondisi syok, Makawekes menceritakan kejadian yang dialaminya, ketika perahu terbalik beruntung mereka melihat gallon yang kemudian mereka gunakan sebagai pelampung.

”Jadi dari lepas pambut (Pumpboat), kita berenang. Kita melihat arus menuju ke darat, saya berkata ke Markus untuk berenang saja sampai ke darat, berenang perlahan-lahan ikut arus,” ujar Makawekes.

Yopi bercerita mereka berenang kurang lebih lima jam, dari jam 11 siang, dan baru sampai di darat pada pukul 4 sore.

“Berenang jo torang dua, kalo Tuhan masih mo piara mo sampe (kedarat) torang dua,” lanjut Makawekes, menirukan apa yang dikatakannya ketika itu pada Markus.

Selama berenang mereka berdua bergantian menggunakan gallon sebagai pelampung. “waktu berenang saya berkata ke Markus, mari saya dulu yang menggunakan gallon, mau istirahat, sudah capek,” Makawekes melanjutkan ceritanya.

Markus sempat berkata kepada Yopi mereka mulai berenang ke daerah yang dangkal. “iyo, masih Tuhan jaga tolong torang (iya, kita masih di tolong Tuhan),” jawab Makawekes kepada Markus saat itu .

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Bitung sebelumnya pada Kamis 6 Mei 2021 telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku pada tanggal 7 Mei pukul 08:00 sampai pukul 08:00 tanggal 8 Mei 2021.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran : Perahu Nelayan (Kecepatan angin  lebih dari 15 Knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 m),” isi dari peringatan tersebut. (Bayu Nurlete)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00