Faithful Megumi Waturandang " Rera 2021" Gadis Cantik Multi Talenta

KBRN, Minut - Menjadi Jawara pada Ajang Pemilihan Duta Budaya Rera Taretumou Minahasa Utara (Minut) yang di Prakarsai Dewan Kesenian Minahasa Utara (DKMU), tidak pernah terlintas bagi Dara Cantik yang satu ini.

Hanya berbekal keberanian dan Komitmen tinggi untuk memajukan Budaya Daerah khususnya Budaya Tou Tonsea, menghantar Gadis Manis kelahiran Manado 1 Juni 2005 ini tampil memukau, Enerjik dan Smart, saat Dewan Kesenian Minut menghelat Ivent Bergensi Duta Budaya Rera Taretumou 2021-2022.

Sebelumnya Pemilik Paras Ayu ini mengikuti tahapan seleksi dari tingkat kecamatan selanjutnya mengikuti Road Show dan Talent Show dan masuk sebagai Finalis untuk berkompetisi pada Grand Final yang saat itu menghadirkan Dewan Juri yang Kredibel di bidangnya.

Dialah Faithful Megumi Steive Waturangdang.

Anak kedua dari Pasutri Pdt.Inggried Ifonne Langelo M.Th dan Apeles Stanley Waturandang ini, mampu mencuri perhatian para Juri saat Tampil Elegan dan Berkelas dalam Malam Grand Final, Kamis Malam (13/1/2022) di Jean House Airmadidi.

Gadis Cantik yang biasa di sapa Dede ini mampu mengalahkan para pesaingnya dalam Ivent bertajuk Duta Budaya dan menyabet Gelar Rera 2021-2022, Utusan Kecamatan Dimembe dari Desa Klabat.

Gadis Manis yang hobby Menari dan memiliki keahlian memainkan Musik Kolintang ini, mampu membuktikan bahwa Generasi Muda bisa menjadi bagian penting dalam pelestarian Budaya.

Faithful Megumi Waturandang Rera 2021 mahir memaikan Musik Kolintang

" Sebagai Orang Muda mungkin lebih identik dengan kehidupan yang tentu mengikuti perkembangan Zaman, Gadget, Hangout dengan sahabat tapi bagi saya itu harus di imbangi dengan bagaimana kita mencintai dan melestarikan Budaya Daerah, mulai dari Bahasanya, Pakaian Adatnya hingga Tata Krama dalam Budaya Daerah," Kata Siswa Kelas 12 SMS Rex Mundi Manado ini.

Meski baru pertama kali mengikuti Ajang Pemilihan Rera Taretumou, Megumi mampu menunjukkan performa yang luar biasa.

" Awalnya memang Nervous apalagi baru pertama kali ikut tapi Puji Tuhan ada Mama dan Papa juga Kakak dan keluarga besar saya yang memberikan Support luar Biasa juga Wali kelas bahkan Hukum Tua Desa Klabat juga Bapak Jemmy Tangka yang melatih saya main Kolintang. Mereka sangat mengapresiasi keikut sertaan megum di ajang ini dan tentu juga mempersiapkan diri, mencari Referensi terkait Budaya Daerah, kemudian banyak belajar cara berbahasa daerah dan juga lebih intens melakukan latihan Kolintang," Sebut Gadis yang memiliki Cita Cita ingin menjadi Pengusaha Sukses ini.

Megumi Mendapat Support dari Keluarganya (Kel. Waturandang Langelo)

Sejak kecil Megumi memang dilatih untuk Fight dan berjiwa Profesional. Baginya Siap Menang Siap Kalah adalah hal biasa, yang terpenting Mau Tampil dan memberikan yang terbaik.

" Mama selalu mengajarkan saya untuk tidak gampang menyerah. Selagi itu positif kenapa tidak kita berusaha meraihnya, Megum juga tidak pernah menyangka bisa dipercayakan sebagai Rera Minut. Hal ini sangat bermanfaat bagi saya menambah wawasan, menambah pengetahuan terkait Budaya. Jangan pernah Takut untuk mencoba hal Positif dan Jangan Pernah Menyerah, Tetap Positif Thingking dalam bersikap dan juga terpenting jangan melupakan Tuhan dalam setiap perencanaan, bawah semuanya dalam Doa," Tegas Megumi yang juga sangat Aktif dalam pelayanan Kerohanian bersama sang Bunda.

Menjadi Jawara atau Duta Budaya memang tidaklah mudah, Namun bagi Megumi, dengan semangat dan Komitmen memajukan Budaya Daerah, Megumi Optimis akan mengemban Amanah ini dengan kekuatan dari Tuhan.

" Kabupaten Minut jugakan adalah daerah DPSP yang tentu juga Budaya Daerah ini bisa jadi Sarana Promosi Dunia Pariwisata di Tanah Tonsea. Tugas Rera Dan Taretumou ada didalamnya yakni mempromosikan kekayaan Budaya kita sambil tetap terus menambah wawasan, banyak belajar lagi juga dibarengi dengan Ilmu pengetahuan apalagi Dewan Kesenian Minut sangat memberikan kami ruang untuk menjadi Duta Budaya maka inipun jadi kesempatan untuk terus berbenah dan menghadirkan Seni Budaya Daerah yang tak kalah dengan daerah lain," Pungkas Megumi.

Diketahui, Pemilihan Duta Budaya di Tanah Tonsea  dan sudah menjadi Agenda Tahunan DKMU ini, mendapat  Gelar Rera dan Taretumou. Gelar Rera diberikan kepada Finalis Putri dan Taretumou kepada Finalis Pria.

(Day)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar