Pelonggaran Masuk Mall Harus dibarengi Pengetatan Penerapan Protokol Kesehatan

KBRN,Manado: Pemerintah Kota Manado minggu ini memberikan kelonggaran kepada balita dan lansia untuk masuk ke pusat perbelanjaan modern. Menanggapi hal tersebut, Dosen Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (UNSRIT) Apriles A. Mandome, S.Th ., M.IKom berpendapat kelonggaran ini tidak hanya berdampak secara ekonomi namun juga secara sosial.

“Dengan cairnya THR bisa menggairahkan ekonomi di Sulawesi Utara, namun masyarakat harus dewasa dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika berada di Mall,” jelas Mandome (Kamis,6/5/2021) saat ditemui di Kampus UNSRIT.

Mandome mengatakan kelonggaran ini harus diikuti dengan aturan bahkan sanksi yang tegas harus diberikan kepada pemilik ritel dan masyarakat apabila kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Terkait kelonggaran kepada Balita dan Lansia untuk masuk ke Mall, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Dr. Ivan Sumenda Marthen MM kepada RRI mengatakan bahwa tidak hanya balita dan lansia yang bisa terpapar virus corona.

“semua usia berpotensi untuk terpapar virus, tidak hanya balita dan lansia, kita dalam menangani covid-19 ini harus menangani semua aspek, dari segi kesehatannya di tangani dan juga dari segi ekonomi juga harus ditangani,” jelasnya(6/5/2021).

Dr Ivan juga menambahkan bahwa bukan hanya di pusat perbelanjaan modern masyarakat rentan untuk terpapar virus, namun juga di ruang publik lain seperti di pasar tradisional. "Namun protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan karena merupakan bagian dari tindakan pengendalian Covid-19," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00