Sadam Jadi Khatib Salat Idul Fitri di Masjid An Nur

KBRN, Boltim: Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Samsudin Dama (Sadam) mengatakan, Ramadan 1443 Hijriah telah meninggalkan kita semua, tanda berpisah telah di isyaratkan oleh cahaya merah yang membentang di ufuk barat setelah sang bahtera surya membenamkan diri di peraduannya, seakan-akan ia mengucap selamat tinggal hai orang-orang yang berpuasa, selamat kamu sekalian dalam rahmat dan magfira Allah Yang Maha Kasih dan celakalah bagi yang tidak berpuasa, mereka akan ditimpa dengan murka dan azab Allah. 

Ungkapan hakikat kembali kepada fitra manusia tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim ini, saat dirinya menjadi Khatib Salat Idul Fitri di Masjid An Nur Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan. 

“Tatkala fajar satu syawal menyangsang dini hari, budi akal dan fikiran kita bertukar rasa dengan datangnya hari yang bahagia ini, berbagi kesan dan perasaan yang sangat mendalam  di dalam jiwa kita masing-masing. Datangnya hari ini kita sambut dengan rasa syukur dan gembira karena dapat menunaikan dan menyelesaikan tugas yang berat lagi mulia. Kita yakin dengan janji Allah dalam firmannya, puasa itu untukku dan aku sendirilah yang akan membalasnya,” tutur Dama saat menjadi Khatib di Masjid Besar Kecamatan Kotabunan. 

Dalam momentum itu, Politisi fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengulurkan tangan dan saling maaf-memaafkan. 

“Pada saat ini hilangnya sirna dan silang sengketa, kita hapuskan rasa dendam dan hasud di dalam dada agar benar-benar menjadi manusia fitra, menjadi manusia yang seperti baru dilahirkan,” ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar