Pilkada Malang 2020, Tak Pengaruhi Penambahan Kasus Covid-19

KBRN, Malang : Tahapan Kampanye Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kabupaten Malang tercatat berjalan sukses di tengah pandemi. Bahkan tidak mempengaruhi penambahan pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibowo mengatakan selama masa kampanye tidak ada penambahan jumlah pasien Covid-19 yang signifikan.

"Tidak terlalu signifikan pertambahannya (pasien Covid-19) selama satu bulan terakhir. Bertambahnya pasien Covid-19 ya normal seperti sebelum kampanye. Satu hari sekitar 3 sampai 4 pasien rata-rata tambahannya. Bahkan ada satu hari yang tidak bertambah," ungkap Arbani, Selasa (24/11/2020).

Ia menjelaskan tidak bertambahnya pasien Covid-19 selama masa tahapan kampanye Pulkada Malang 2020 itu, disebabkan terjadinya kedisiplinan warga Kabupaten Malang dalam menerapkan protokol kesehatan pada saat kampanye berlangsung, disiplin protokol yang dilakukan warga simpatisan seolah-olah tidak ada bedanya dengan sebelum kampanye. 

"Kerumunan memang tetap ada tapi masih terkontrol protokol kesehatannya. Dan selama kampanye itu paslon juga komitmen kampanye door to door atau membatasi kerumunan. Jadi sama saja gitu. Selama ini tidak ada kerumunan yang membludak," terangnya.

Karenanya, Mantan Direktur Utama RSUD Lawang itu mengapresiasi dan berterimakasih kepada stakeholder Pilkada Malang 2020, mulai dari Bawaslu dan KPUD Kabupaten Malang, hingga tim pemenangan paslon dan juga Polres Malang.

"Karena memang sudah komitmen. Memang saya dengar beberapa kali ada kerumunan lebih dari 100. Tapi langsung ditindak oleh pihak Kepolisian dan Bawaslu. Lah ini lah yang membuat kerumunan tidak terjadi," jelas Arbani.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang hingga tanggal 26 September, pada masa awal kampanye Pilkada Malang 2020 jumlah pasien Covid-19 mencapai 890 kasus. Sementara pasien sembuh sebanyak 783 dan meninggal tercatat ada 57 pasien.

Namun, hingga pekan ketiga bulan November, sekira 2 bulan kampanye Pilkada Malang 2020, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Malang mencapai 1121 pasien. Rinciannya, pasien sembuh berjumlah 999 dan pasien meninggal dunia tercatat 71 kasus.

Praktis, dalam kurun waktu hampir dua bulan tercatat hanya ada penambahan kasus  sebanyak 222 pasien.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00