Pilkada Malang di Tengah Pandemi, KPU Yakin Penuhi Target Nasional

KBRN,Malang: Trend Partisipasi Pemilih selama pemilu tercatat turun dari tahun ke tahun, pada setiap pemilu yang dihelat di Kabupaten Malang. 

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Marhaendra Mahardika mengakui turunnya trend partisipasi pemilih dalam setiap pemilu. Kendati demikian, KPU  tetap optimis partisipasi pemilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 ini mampu memenuhi target Nasional sebesar 77,5 persen.

" KPU RI sudah mencanangkan target partisipasi sebesar 77,5 persen sehingga kita di Kabupaten/Kota dan Provinsi juga menargetkan di angka itu," ungkap Marhaendra Mahardika, sesaat sebelum mengikuti Dialog Pilkada Luar Studio  RRI Malang mengusung Tema 'Upaya Meningkatkan Partisipasi Pemilih dalam Pemilihan Bupati Malang 2020, di Gedung Tumapel, KPU Kabupaten Malang, Jl Panji no 119, Kecamatan Kepanjen, Rabu (11/11/2020).

Mahardika mengaku tetap berusaha agar target 77,5 persen bisa terpenuhi, diantaranya sosialisasi dilakukan sejak awal meski tatap muka susah dilakukan di tengah pandemi Covid-19, sosialisasi dilakukan Dalam Jaringan (Daring).

" Tetapi daring dan media sosial kami optimalkan juga sosialisasi bersama media massa," terang Mahardika.

Menurut Mahardika, keraguan warga datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 Desember, yakni tertular Covid-19. Sebab itu, KPU pada 21 November 2020 nanti akan melakukan simulasi pemungutan suara.

" Tak perlu khawatir tertular Covid-19, karena kami melakukan proteksi sedemikian rupa," tukasnya.

Dijelaskan, banyak hal yang dipersiapkan oleh KPU agar pemilih terhindar dari Covid-19. Diantaranya, dilakukan pengukuran suhu tubuh, disiapkan tempat cuci tangan, menjaga jarak. Bahkan setiap pemilih diberikan sarung tangan satu kali pakai. Termasuk tinta tidak dicelup tetapi diteteskan untuk memproteksi penularan virus.

" Juga setiap penyelenggara yang ada di setiap TPS dilakukan pemeriksaan sebelum bertugas," bebernya.

Karenanya, Ia kembali menyatakan yakin partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 bisa maksimal memenuhi target Nasional, kendati pesta demokrasi di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi, pesta demokrasi yang digelar adalah pemilihan Bupati.

Pengalaman pada pesta demokrasi 2019, partisipasi masyarakat masih tinggi dibanding pemilu lima tahun sebelumnya.

"Pemilihan Bupati masih ada semangat. Masyarakat tidak abai, harapannya tetap terjaga," harap Mahardika.

Kata dia menjadi tantangan bagi KPU, sebab belum ada peristiwa pilkada di tengah pandemi.  Catatan RRI, pesta demokrasi pada 2005 partisipasi pemilih mencapai 68 persen, pada 2010 turun menjadi 59 persen dan 2015 malah menjadi 58 persen. 

Pada Pilbup Malang 2020 ini akan ada lebih dari 2,3 juta suara di 4999 TPS yang tersebar di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang. lebih dari 1,4 juta pemili perempuan dan 900 ribu lebih pemilih laki laki.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00