42 Surat Peringatan diterbitkan,10 Pelanggaran Pilkada diproses

KBRN, Malang: Puluhan surat teguran peringatan pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye tercatat telah dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Pasangan Calon Bupati Malang. Sementara pelanggaran terhadap Undang Undang lain juga tercatat ada 10 kasus yang tengah ditangani dan diproses hingga awal November sekarang.

" Kami telah menangani penanganan pelanggaran ada 10 kasus," ungkap Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva kepada RRI, Kamis (5/11/2020).

Ia menjelaskan, 10 kasus pelanggaran itu, rinciannya 7 kasus temuan pelanggaran dan 3 kasus laporan. Baik itu pelanggaran kampanye maupun pelanggaran penyelenggaraan Pilkada serta pelanggaran undang undang lain yang melibatkan Kepala Desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pihaknya sudah berkirim surat kepada Pjs Bupati Malang dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pelanggaran yang melibatkan Kepala Desa dan Aparatur Sipil Negara yang terlibat politik praktis.

" Kami sudah kirim surat dan memberikan rekomendasi terkait pelanggaran itu," tegas dia.

Sementara, lanjut George, pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Paslon Bupati Malang hampir merata yaitu terkait kampanye yang melibatkan banyak massa sehingga melanggar protokol kesehatan dan diberikan peringatan.

" Setelah kami beri peringatan mereka bubar ya begitu terus, banyak sudah 42 surat peringatan. Bahkan ada 4 yang terpaksa kami bubarkan paksa," terang George.

Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Malang menyebut hampir seluruh Paslon Bupati Malang  mengalami Krisis Kepatuhan terhadap peraturan kampanye di tengah pandemi Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00