Pilbup Malang di tengah Pandemi, Kampanye di Ruang Terbuka dibatasi 100 orang

KBRN,Malang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang mengingatkan kepada Pasangan calon (Paslon) Bupati Malang agar mematuhi protokol kesehatan dalam memanfaatkan dan melaksanakan masa kampanye, terhitung mulai 26 September hingga 5 Desember 2020.

" Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 dan PKPU nomor 10 sudah mengatur dengan tegas terkait kampanye," ungkap Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, Jumat (25/9/2020).

Sebab itu, pihaknya mengingatkan agar Paslon Bupati Malang yang akan berhelat dalam pesta demokrasi memperhatikan protokol kesehatan.

Ia menjelaskan, dalam PKPU nomor 6 tahun 2020 tentanga Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Juga dalam PKPU nomor 10 tahun 2020 tentang Perubahan atas PKPU nomor 6 tahun 2020, serta PKPU nomor 13 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas PKPU Nomor 6 tahun 2020, telah jelas mengatur masa kampanye di tengah pandemi.

"Kampanye di ruang terbuka maksimal dihadiri 100 orang, sementara di ruang tertutup dibatasi maksimal 50 orang," terangnya.

Dalam PKPU tersebut, juga mengatur sanksi bagi Paslon Bupati Malang yang melanggar. Ia menyebut seperti konser musik dan pengumpulan massa dalam jumlah besar dilarang selama masa kampanye.

" Diatur sanksi di pasal 11 bahwa kalau tidak sesuai PKPU, kegiatan kampanye bisa dibubarkan dan disanksi, tentu dimulai dari teguran," tegasnya.

Kata Anis, apabila teguran itu diabaikan, maka KPU akan koordinasi dengan Bawaslu untuk dilanjutkan koordinasi dengan Kepolisian guna menjatuhkan sanksi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00