Banner Capres Bertebaran, Satpol PP Kota Malang Tak Bertindak

KBRN, Malang : Menjelang tahun politik banyak banner atau spanduk dukungan terhadap para calon Presiden (capres) yang bertebaran di sejumlah lokasi di Kota Malang.

Banner yang di pasang oleh simpatisan atau komunitas itu ukuranya juga besar-besar, sehingga mengganggu estetika pemandangan karena dipasang di lokasi yang ramai orang melintas.

Menanggapi ini, pihak satpol PP Kota Malang mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak KPU maupun Bawaslu terlebih dahulu. Alasannya spanduk yang memiliki unsur politik ada regulasinya.

"Kami satpol PP diam dulu, kita koordinasikan dulu agar tidak disalah," kata Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono saat ditemui di Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, selama banner atau spanduk yang dimaksud memiliki izin atau berada di lokasi yang diperbolehkan maka tidak ada masalah. Akan tetapi ini juga akan dilakukan koordinasi khusus karena banner itu memuat hal politis. 

Ditanyakan kapan berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu, mantan Kadishub ini mengaku, dalam waktu dekat ini, Satpol PP Kota Malang juga akan menjadwal untuk memeriksa kembali banner atau spanduk yang memuat politis. 

"Terutama jika ada keluhan menganggu visual seperti yang dibicarakan belakangan ini," ujarnya.

Seperti diketahui, yang sering terlihat selama ini di jalan -jalan banyak banner dukungan capres diantaranya adalah banner bergambar tokoh politik Erik Tohir dan Muhaimin Iskandar. 

Sementara itu, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), Alim Mustofa secara singkat menyatakan, banner dukungan capres yang dikeluhkan warga ini masih belum masuk dalam unsur pelanggaran atau curi start. 

"Prinsipnya belum ada peserta pemilu jadi tidak ada apa-apa," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar