Patroli PPKM, Dandim: Pertempuran Lawan Covid-19 di Kabupaten Malang Harus Kita Menangkan

Dandim 0818/Malang-Batu, Letkol (Inf) Yusub Dody Sandra bersama Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat melakukan Patroli Gabungan. (Foto: Istimewa)
Patroli Gabungan Pengecekan PPKM di Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

KBRN, Malang : Tim gabungan TNI-Polri marathon melakukan patroli di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Malang untuk melakukan pengecekan dan memastikan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berjalan dengan maksimal guna memutus mata rantai sebaran COVID-19. 

Patroli gabungan dipimpin langsung oleh Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0818/Malang-Batu, Letkol (Inf) Yusub Dody Sandra dan Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar. 

Yusub menjelaskan patroli penerapan protokol kesehatan sering dilakukan, terutama di malam hari, menyusul wilayah Malang Raya didapati banyak kasus terkonfirmasi positif. Sebab itu, telah diperintahkan kepada jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) untuk sesering mungkin melakukan operasi gabungan penerapan protokol kesehatan (prokes). 

"Saya sudah perintahkan kepada jajaran Koramil agar sering melaksanakan operasi penegakan protokol kesehatan COVID-19 bersama Polsek setempat agar masyarakat benar-benar disiplin dan patuh terhadap imbauan Pemerintah tentang penyebaran COVID-19, " ungkap Yusub Dody Sandra, Selasa (19/1/2021).

Ia menegaskan, pertempuran dengan COVID-19 yang terjadi selama ini harus menang. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Pusat hingga Daerah, mulai dari PPKM hingga patroli rutin dan nantinya akan dilakukan vaksinasi. 

" Pertempuran dengan COVID-19 ini harus kita menangkan, " tegas Dandim. 

Apalagi, kata dia, setiap hari kenaikan angka terkonfirmasi positif terus meningkat, sebab di lapangan termonitor masih didapati masyarakat yang sengaja tidak memakai masker. 

" Atau ada yang memakai masker dengan cara yang tidak benar. Makanya harus kita ingatkan dan kita berikan contoh," imbuhnya.

Terpisah, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan bersama TNI, pihaknya tetap bekerjasama dalam penegakan disiplin penerapan prokes, sehingga penyebaran COVID-19 betul betul bisa diputus. 

" Kami akan tetap bekerjasama dalam segala hal untuk menerapkan Peraturan Pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam pendisiplinan protokol kesehatan COVID-19," tambah Hendri. 

Patroli dilakukan rutin oleh dua Instansi itu, hampir setiap hari. Pada Senin (18/1/2021) malam, patroli dimulai dari wilayah Kecamatan Kepanjen, Pakisaji, Gondanglegi dan Bululawang. Sasarannya adalah tempat hiburan dan kafe.

Data yang berhasil dihimpun RRI, hingga berita ini diunggah, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Malang mencapai 1.798 kasus. Rinciannya 1. 638 sembuh, 99 meninggal dunia, 33 dirawat di Rumah Sakit,  26 isolasi rumah, dan 2 diobservasi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00