Terjaring Tak Pakai Masker, Pengunjung Warung di Kota Pasuruan disanksi 'Push Up'

KBRN,Pasuruan: Tim Gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kota, Polresta, Kejari, Kodim 0819 dan Sub Den Pom V/3-4 Pasuruan melakukan patroli berskala besar untuk menegakkan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Coronavirus disease 2019 (Covid-19),Sabtu (8/8/2020) malam. 

Hasilnya sejumlah pengunjung warung terjaring razia, tidak memakai masker sehingga petugas memberikan sanksi 'Push Up'.

" Kami tadi malam menurunkan 150 personil dalam patroli itu, ada beberapa pengunjung yang kedapatan tak pakai masker," ungkap Kabag Ops Polresta Pasuruan, Kompol Suhartono, Minggu (9/8/2020).

Menurutnya, ada tiga titik lokasi yang disasar, meliputi Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Sultan Agung, Kota Pasuruan. Patroli gabungan dimulai sejak pukul 20.00 wib  dan berakhir pukul 23.00 wib.

Ia menjelaskan, tim patroli gabungan memberikan himbauan penerapan protokol kesehatan di alun alun kota, di sekitar warung kopi Giras dan sejumlah titik lain.

" Beberapa pengunjung kami haruskan melakukan pengecekan suhu tubuh dan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan," terangnya.

Bagi pengunjung warung yang tidak membawa dan menggunakan masker, diberi sanksi push up. 

" Rata-rata pengunjung yang tidak bermasker didominasi usia muda," urainya.

Sementara, pengendara yang tidak melengkapi surat kendaraan dilakukan penindakan berupa tilang. Patroli gabungan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Pasuruan, Kompol Suhartono. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00