Wisata Kampung Warna-warni Malang Kembali Dibuka

KBRN, Malang: Setelah tutup selama enam bulan terakhir akibat pandemi Covid-19, wisata Kampung Warna-warni (KWW) di Kelurahan Jodipan, Kecamatan Klojen Kota Malang kembali buka mulai Jumat (4/9/2020). Warga setempat sebagai pengelola kampung wisata pun memastikan jika sarana prasarana protokol kesehatan telah siap untuk memastikan lokasi wisata bebas dari penyebaran Covid-19.

“Kami sepakat buka tanggal 4 September. Sebelumnya kami memang lebih lama menutup wisata ini, selain adanya pandemi, kami juga harus melakukan perbaikan fasilitas pengunjung terkaut dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” Ketua RW 02, Pembina Kampung Warna-Warni (KWW) Jodipan Kota Malang, Soni Parin.

Ia menjelaskan, protokol kesehatan diterapkan mulai dari proses masuknya wisatawan ke kampung Warna-warni. Pintu masuk dan keluar dibagi menjadi empat sector agar tidak terjadi kerumunan wisatawan. “Sebelum memasuki kawasan wisata Kampung Warna-warni Jodipan, pengunjung juga diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan ada pengecekan suhu tubuh. Kalau ada pengunjung yang tidak menggunakan masker, maka tidak diperbolehkan masuk,”tegasnya.

Untuk itu, warga setempat sebagai pengelola wisata akan terus memberikan imbauan pada wisatawan baik lisan maupun melalui papan pengumuman untuk patuh terhadap protokol kesehatan. “Saat ini warga juga bergotong-royong untuk mempercantik lagi kawasan wisata Kampung Warna-Warni Jodipan dengan melakukan pengecatan kembali di titik-titik yang warnanya sudah pudar, apalagi kampung ini sudah ditutup cukup lama,” tuturnya.

Soni berharap, dengan dibukanya KWW, maka kembali dapat memutar roda perekonomian warga sekitar. Sebab, sebgaian besar warga kini menggantungkan pemasukan dari wisatawan yang berkunjung. Untuk masuk ke kampung tematik itu, wisatawan cukup membayat tiket masuk ke kampung senilai sebesar Rp3 ribu per orang.  “Semoga dengan dibukanya KWW, perekonomian warga menjadi normal kembali seperti dulu. Ini yang menjadi harapan warga,” tandas Soni.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00