Walikota Wajibkan Pengelola Wisata di Kota Batu Mengantongi Setifikat Protokol Kesehatan

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko

KBRN, Kota Batu; Belum ditetapkannya Kota Batu untuk menjadi fase New Normal atau Tatanan Kehidupan Baru, menjadi pemicu Pemkot Batu untuk bekerja lebih maksimal di masa pandemi saat ini. Pemkot Batu lebih memilih untuk adaptif dengan fase transisi saat ini dengan membuka kembali tempat wisata di Kota perbukitan tersebut.(2/7/2020)

Untuk diketahui, 4 bulan di masa pandemi, seluruh tempat wisata di Kota Batu berhenti beroperasi, hal itu berimbas pada menurunnya pendapatan Kota Batu dari sektor wisata.

Pemerintah Kota Batu saat ini telah mengijinkan tempat wisata di Kota Batu untuk kembali beroperasi, meski dengan aturan protokoler kesehatan yang ketat. Pada pekan lalu, Walikota Batu dan Polres Batu telah menetapkan Jatim Park 2 (Eco Green Park) menjadi Wisata Tangguh. 

Berdasar hal tersebut, Walikota Batu Dewanti Rumpoko menghimbau bagi pengelola wisata khusunya di Kota Batu yang akan beroperasi kembali harus mengikuti verifikasi dari tim satgas covid 19 Kota Batu.

"Jadi semua tempat wisata yang akan buka, harus diperiksa mulai dari depan sampai belakang, tempat cuci tangannya, protokol pemeriksaannya dan lain sebagainya" jelasnya.

Selain itu, Bu De, sapaan akrab Walikota Perempuan pertama di Kota Batu, meminta pengelola wisata yang akan beroperasi mengirimkan surat ke pihak satgas atau pemkot untuk dilakukan verifikasi untuk sertifikat.

"Pengelola harus kirim surat dulu, setelah itu tim verifikasi akan melakukan check list seluruhnya, tentang tempat wisata tersebut, siap apa enggak, itu dari tim verifikasi, hal itu dilakukan biar tidam menjadi bumerang untuk kita", tambahnya.(MAS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00