Kota Malang Terapkan Normal Baru, Wisata Kampung Warna-warni Masih Tutup

Kampung Warna-warni Kota Malang masih ditutup lantaran penyebaran Covid-19 di Malang masih tinggi
Suasana Kampung Warna-warni sepi

KBRN, Malang: Meski wilayah Malang Raya telah memasuki masa transisi untuk menuju tatanan kehidupan baru, namun tidak semua destinasi wisata  kembali beroperasi. Salah satunya Kampung Warna-warni di Jodipan Kota Malang. 

Warga setempat pengelola destinasi wisata itu masih memilih untuk menutup kampungnya lantaran kekhawatiran penyebaran Covid-19. Situasi di kampung tersebut jika biasanya dipadati wisatawan, kini sepi. Hanya tampak lalu lalang warga. Setiap orang yang masuk pun harus melapor pada warga yang bergantian berjaga di setiap pintu masuk kampung. 

“Kami masih khawatir menerima wisatawan, karena di Malang masih ada penyebaran wabah Corona,” kata Soni Parin, Ketua RW 02 Jodipan, Selasa (2/6/2020).

Menurutnya, pembukaan destinasi wisata di tengah pandemi Covid-19 justru berpotensi bisa memperluas penyebarannya. Apalagi wisatawan yang berkunjung ke kampung tersebut mayoritas berasal dari luar Malang seperti Surabaya, Jakarta, Jawa Tengah, dan daerah lainnya.

“Yang datang kesini kebanyakan wisatawan luar kota, di Malang kasus minta juga masih tinggi,” ujarnya.

Soni mengakui, penutupan destinasi wisata Kampung Warna-warni sejak Maret lalu, berimbas pada kondisi perekonomian warga. Sebab sebagian besar warga mengandalkan penghasilan dari wisatawan yang datang.

“Meski perekonomian warga itu penting, tetapi keselamatan dan kesehatan warga juga lebih penting. Jadi lebih baik kita tutup dulu, sambil menyiapkan pendataan hand sanitizer, tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh. Sehingga kita siap ketika sudah buka nanti,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00