Timbulkan Pro dan Kontra, Pemkot Blitar Pastikan Tetap Membuka Kawasan City Walk di Wisata Makam Bung Karno

KBRN, Blitar : Pembukaan kawasan city walk di wisata Makam Bung Karno sejak libur lebaran beberapa waktu yang lalu hingga saat ini menimbulkan pro dan kontra bagi masyarakat sekitar. Ada sekelompok masyarakat utamanya pedagang yang merasa senang karena tokonya menjadi ramai pembeli, namun ada juga masyarakat yang merasa terganggu karena sering dilintasi sepeda motor dengan kencang dan menggunakan knalpot brong yang menganggu aktivitas dan bahkan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Blitar l, Santoso memastikan akan tetap membuka kawasan city walk di wisata Makam Bung Karno mulai hari Senin-Jumat, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu akan ditutup. Karena tujuan utama city walk dibuka adalah untuk membangkitkan ekonomi para pedagang dan masyarakat sekitar pasca pandemi Covid-19. 

"City walk di Makam Bung Karno akan tetap kami buka, khusus hari Sabtu dan Minggu ditutup," ucap Santoso, Senin (23/5/2022).

Menurut dia, adanya pro dan kontra itu adalah hal yang biasa. Niat utama Pemerintah Kota Blitar membuka kawasan city walk wisata Makam Bung Karno adalah dalam rangka untuk pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut, sejumlah pendapat atau tanggapan yang bermunculan di luaran sana itu disampaikan oleh oleh orang orang yang memiliki kepentingan tersendiri.

"Kalau bagi saya pro dan kontra itu merupakan hal yang biasa, mereka ini masing masing punya kepentingan," kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Edy Wasono mengatakan, kawasan city walk di wisata Makam Bung Karno merupakan kawasan bagi pejalan kaki, namun berdasarkan intruksi dari Walikota Blitar sejak libur lebaran hingga saat ini sudah dibuka dan bisa dlintasi oleh pengendara sepeda motor. Menurut dia, dengan dibuka atau ditutupnya kawasan city walk ini juga membuat pihak tertentu merasa diuntungkan dan dirugikan. Untuk itu, kebijakan ini harus bisa diterima karena untuk menggeliatkan ekonomi pasca pandemi Covid-19, artinya masyarakat harus bisa bekerja sama.

"Memang ini untuk pejalan kaki, sesuai intruksi dari bapak walikota sejak libur lebaran sampai saat ini dibuka. Kondisi dibuka atau ditutup ini tentu saja ada sejumlah pihak yang merasa diuntungkan dan dirugikan, jadi kan sama sama saja. Jadi ya saya himbau masyarakat untuk bisa kerja sama lah, karena kebijakan yang diambil itu merupakan kebijakan yang baik," tambah dia.

Edy juga menambahkan, kedepan pihaknya akan menambah jumlah personil yang akan menjaga di pintu masuk city walk. Selain itu ia juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar