Tekan Resiko Bencana, PJT I Segera Petakan Kawasan Rentan Sempadan Sungai

Dirut PJT I, Raymond Valiant

KBRN, Batu : Memasuki peralihan musim dari hujan ke kemarau, Direktur Utama Perusahaan Umum Jasa Tirta I (PJT I), Raymond Valiant Ruritan menegaskan bahwa saat ini pihaknya berfokus pada peningkatan kewaspadaan bencana, imbas perubahan cuaca seperti banjir, longsor hingga kekeringan.

"Sampai akhir Mei masih ada resiko kebencanaan yang kami waspadai, bukan hanya banjir tetapi juga longsor, sedangkan untuk kekeringan, kami pikir resikonya kecil," jelasnya.

Peningkatan kewaspadaan itu nantinya diwujudkan dengan rencana pemotretan kawasan hulu Brantas di akhir musim hujan.

"Kami rencanakan pada akhir musim hujan ini, dan hasilnya akan kami serahkan Kementrian PUPR dan media massa tentunya," terangnya.

Tidak hanya itu, pria berkacamata tersebut mengimbau adanya pola tinggal masyarakat yang berubah dengan tidak tinggal di sempadan sungai.

"Siapapun yang tinggal di sempadan sungai, harus meningkatkan kewaspadaan, karena secara alamiah dia berada di kawasan beresiko, ambil contoh di Kota Malang, hitungan kasar ada 1500 rumah, nanti akan kami petakan kawasan rentan dan itu bisa kami lakukan saat musim kemarau," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar