Penilaian STBM Tingkat Nasional, Pemkot Batu Fokus Kebersihan Masyarakat

KBRN, Batu : Usai mengikuti Penilaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards Tingkat Nasional yang dilakukan secara virtual dari Ruang Rapat Utama, Balaikota Among Tani Kota Batu.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan sebagai kota wisata pihaknya akan berupaya untuk menjadikan kota apel itu menjadi bersih dan nyaman.

"Mimpi kami, Kota Batu menjadi Kota Wisata yang tidak hanya menyajikan alam, namun juga bersih dan nyaman," jelasnya, Kamis (23/9/2021).

Penilaian STBM Award Tingkat Nasional ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI).

Penilaian STBM award dilakukan dengan metode presentasi dan tanya jawab secara virtual antara kepala OPD terkait dengan tim STBM award, yang terdiri dari tim penilai dari Provinsi Jatim dan tim penilai dari Pemerintah Pusat.

Dalam penilaian itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Drg. Kartika Trisulandari, memaparkan tentang lima pilar STBM yang dipercepat penerapannya di masyarakat.

"Antara lain Stop Buang Air Besar Sembarangan, Pengelolaan Air Minum Rumah Tangga, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, dan Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga," ungkapnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Forum Kota Batu Sehat Salma Safitri, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung Pemkot Batu melalui penguatan kapasitas, pendataan dan pencatatan STBM. 

"Untuk saat ini ada Eco Enzyme dalam mengurangi sampah organik dan mendukung pengelolaan sampah domestik," katanya.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sendiri merupakan pendekatan untuk merubah perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Program STBM memiliki indikator outcome, yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00