Vaksinasi Digulirkan, Kunjungan Wisata di Kota Batu Mulai Meningkat

KBRN, Batu: Sejak program vaksinasi COVID-19 dilakukan Pemeirntah, perlahan mempengaruhi kunjungan wisatawan ke sejumlah obyek wisata di Kota Batu. Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan tren kenaikan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 35 persen dalam beberapa pekan ini, pasca vaksinasi digulirkan. 

“Saat pandemi, tingkat kunjungan menurun, hanya mencapai dua ribu. Namun, kini kembali mulai meningkat 35 persen. Sekitar 3 ribu lebih,” jelasnya, Rabu (31/3/2021). 

Hematnya, program vaksinasi yang dilakukan Pemkot Batu pada pelaku wisata, nampaknya berdampak pada kepercayaan wisatawan, terkait kenyamanan dan keamanan selama berwisata. 

Oleh sebab itu, Sujud berharap agar pekerja sektor pariwisata bisa mendapatkan program vaksinasi secara merata. Untuk memberi jaminan rasa aman terhadap sektor pariwisata di Kota Batu selama Pandemi.

"Para pekerja ini secara intens kerap berinteraksi dengan pengunjung yang datang dari berbagai daerah, " terangnya. 

Data Dinkes Kota Batu, ada sekitar 3000 pekerja sektor wisata yang tercantum sebagai penerima vaksin. Namun penyuntikan vaksin masih diberikan kepada sekitar 147 orang pekerja sektor pariwisata. 

“Kami mengalah dulu, karena vaksinasi diberikan pada lansia, sedangkan untuk pekerja wisata total ada 3000 orang yang terdata vaksinasi, jadi kami menunggu,” tandasnya.

Ia mengakui, kenaikan tingkat kunjungan yang terjadi masih jauh dibandingkan dengan tingkat kunjungan di masa normal. Ia mencontohkan, dalam situasi normal angka kunjungan wisatawan bisa mencapai 10 ribu wisatawan dalam. Tetapi, kini tingkat kunjungan mulai mernagkak naik dibanding sebelum vaksinasi dilakukan. 

Sebab itu, Pemerintah Kota Batu gencar melakukan promosi pariwisata untuk menarik minat kunjungan wisatawan selama Pandemi Covid-19. Apalagi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagian besar bertumpu pada sektor ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00