Jelang Kompetisi 2020, Arema FC Kena Sanksi Denda Rp 200 Juta

KBRN, Malang: Meski kompetisi Liga 1 musim 2020 belum dimulai, namun manajemenArema FC harus merogoh kantong untuk membayar saksi berupa denda senilai Rp 200 juta. Sansi yang dikeluarkan oleh Komisi Disipling (Komdis) PSSI ini harus diterima manajemen tim Singo Edan akibat insiden laga kandang terakhir Arema ketika melawan Bali United pada 16 Desember 2019 lalu.

Dalam pertandingan itu, suporter Arema  diketahui menyalakan flare di tribun utara stasion. Bahkan ada yang melakukan pelemparan flare ke dalam lapangan. Akibatnya, pertandingan sempat terhenti beberapa menit.

Menanggapi sanski denda yang harus dibayar paling lambat 14 hari sejak keluarkan keputusan, Media Officer Arema FC, Sudarmaji berharap, sanksi itu bisa menjadi pembelajaran bagi manajemen Arema maupun Aremania menghadapi kompetisi musim depan. "Mari kita jadikan sanksi Komdis diujung ini menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang," ujar Sudarmaji, Jumat (10/01/2020).

Menurutnya, di kompetisi musim 2020 harus nihil pelanggaran regulasi, sehingga sanksi tersebut tidak terulang kembali. Meski demikian, manajemen siap menerima kritik dan masukan dari semua pihak. Selama berjalannya kompetisi musim 2019, total denda yang harus dibayar manajemen Arema senilai Rp1 miliar lebih.  "Mewakili manajemen, kami berharap suporter dapat memberikan dukungan yang kreatif tetapi tidak melanggar aturan," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00