FOKUS: #PON XX PAPUA

Sejumlah Cabor Kandas Raih Medali Emas, KONI Kota Probolinggo Akan Lakukan Evaluasi

KBRN, Probolinggo : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo berencana melakukan evaluasi terhadap Cabang olahraga (Cabor) yang diikutkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, terlebih cabor yang atletnya kandas meraih medali emas. Antara lain, Cabor Renang dan Anggar. 

Pada Cabor Renang, atlet asal Kota Pobolinggo yang mewakili Jawa Timur, yaitu M Furqon Rolland Bilqis. Dari 5 nomor pertandingan, Furqon hanya meraih peringkat 4. Sebab itu akan dilakukan evaluasi. Juga pada atlet panjat tebing di nomor pertandingan SWT Relay, Nindy Febriyanti yang gagal meraih medali emas, hanya peringkat 4.

"Evaluasi ini penting, untuk mengetahui penyebab gagalnya atlet meraih medali, " ungkap Sekretaris Umum KONI Kota Probolinggo, Kukuh Suriyadi kepada RRI, Kamis (28/10/2021). 

Selain cabor renang, cabor lainnya seperti Anggar juga akan dievaluasi, sebab atlet Salsabila Bontangia yang mengikuti dua nomor pertandingan hanya meraih peringkat 8 dan 16 besar. Sementara atlet Anis Puspika Dewi juga hanya meraih 8 besar. 

"Banyak faktor yang menyebabkan atlet gagal ini, mulai dari sarana prasarana, dukungan Pemerintah, support orang tua, karakter atlet sendiri dan pelatih," bebernya.

"Sebenarnya atlet Anggar ini memiliki pelatih yang luar biasa di Kota Probolinggo, yaitu pak Fatolah, tetapi pelatih Anggar ini saat PON XX Papua diperbantukan untuk TC Aceh, bukan untuk Jatim," sambung Kukuh. 

Kukuh menjelaskan, evaluasi juga akan dilakukan pada semua cabor, sekalipun cabor penerima medali emas, untuk meningkatkan dan memotivasi atlet dan pelatih. 

"Meskipun panjat tebing dapat emas akan kami evaluasi, penting untuk ke depan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00