Atlet Dapat Bonus Diingatkan Tidak Foya-Foya

Iwan Rosidi ( sisi kanan, memakai topi) saat mendampingi atletnya di PON Papua mendapatkan medali

KBRN Probolinggo : Saat ini atlet yang mendapatkan medali merasa bahagia mendapatkan bonus dari Pemerintah Daerah (Pemda)  berupa uang, karena telah mengharumkan nama Kota-nya dari hasil yang diraih di ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di bumi Cendrawasih atau Papua. Sebab itu, bonus yang diperoleh tersebut diminta untuk tidak digunakan berfoya-foya.

Nasihat bijaksana tersebut disampaikan pelatih panjat tebing Kota Probolinggo Iwan Rosidi kepada para atletnya, alasannya nasib atlet pasca tidak berprestasi dan sudah berusia masih kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah.

"Jika beruntung mendapatkan pekerjaan sebagai pelatih atau direkrut di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bahkan ada yang masuk Aparatur Sipil Negara atau juga Instansi Polri atau TNI itu yang berprestasi padahal yang tidak berprestasi banyak dan sudah berkorban,"kata Iwan saat ditemui di Kantor KONI setempat, Kamis (28/10/2021).

Pihaknya tidak melarang membeli sesuatu tapi yang harus dipahami dan penting dilakukan melakukan yaitu investasi untuk jangka panjang karena itu sebagai tabungan masa tua.

Kebanyakan dan sudah terjadi  ketika mereka  tidak menghasilan medali atau tidak berprestasi bahkan sudah pensiun sebagai atlet kehidupan mereka tidak beruntung atau kurang mendapatkan perhatian Pemda padahal dulu mengharumkan nama daerahnya.

Untuk itu pihaknya berharap agar para atlet bijak,  berpandangan luas dan tetap berprestasi meskipun olahraga ini belum menjadi sebuah industri minimal bisa menjadi bagian yang membawa harum nama daerahnya dan bagian dari sejarah apalagi bisa memacahkan record pertandingan di kancah Nasional maupun Internasional.

"Saya pun juga menanamkan kepada anak didik kami untuk tetap ikhlas dan jangan lemah  tetap berdiri tegak dan terus berprestasi tapi ya saya harap pihak eksekutif maupun legislatif Pemda ini  lebih lebih memperhatikan kami,"pungkas Iwan yang juga Pegawai Tidak Tetap (PTT) di salah satu sekolah di Kota Probolinggo itu. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00