Gabung Arema, Diego Michiels Ingin Melepas Status ‘Bad Boy’

KBRN, Malang : Diego Michiels ingin melepas status bad boy yang diberikan publik padanya begitu gabung Arema untuk Liga 1 musim 2021. Pemain naturalisasi berdarah Belanda itu memastikan saat ini dirinya sudah tidak seperti dulu lagi.

Menurutnya, status bad boy itu melekat padanya karena sejumlah kisah kontroversial yang sudah dibuatnya di masa lalu. Bahkan, tak sedikit pecinta sepak bola yang menjulukinya sebagai preman.

Sejatinya, Diego sudah lelah dengan julukan beraroma negatif tersebut. Yang disesalkannya, meski belakangan sikapnya sudah berubah menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya, tetap saja julukan bad boy masih saja terucap.

“Itu masa lalu, saya sebenarnya sudah capek mendengar komentar ini terus. Padahal sudah beberapa tahun ini saya berubah,” kata Diego.

Diego Michiels mengaku mulai berubah sejak membela Borneo FC sejak tahun 2015 lalu. Jika dulu sering tampil kasar di lapangan hijau, pelan-pelan permainannya mulai terkontrol

Bukan cuma di atas lapangan saja, di kehidupan luar lapangan pun, pemain berusia 30 tahun itu berusaha untuk memperbaiki sikap dan tingkah lakunya. Masa lalu yang kelam dengan sejuta cerita buruk coba ditinggalkannya.

“Mungkin kalian biasa nonton sepak bola, saya kapten di Borneo FC kemarin. Saya sudah berubah menjadi lebih kalem. Tapi, orang masih sering kali membahas masa lalu saya. Maka, masuk ke Arema ini saya ingin membuktikan bahwa saya sudah berubah,” pungkas mantan pemain Pelita Jaya tersebut

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00