Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Hampir Penuh, Pemkab Pasuruan Perketat Prokes

KBRN, Malang : Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan terus mengingatkan masyarakat agar semakin disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sebab saat ini ruang isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Bangil, RSUD Grati, RS Prima Husada maupun ruang karantina di SKB Pandaan dan BLK Rejoso, sudah hampir penuh.

Seperti di RSUD Bangil, hingga berita ini ditulis, dari total 92 tempat tidur khusus pasien Covid-19, baik suspect maupun probable, sudah ditempati oleh 78 pasien dewasa. Sedangkan 10 tempat tidur khusus anak-anak dalam keadaan kosong.

Direktur RSUD Bangil, Dr Arma Roosalina menjelaskan, setiap harinya selalu ada pasien yang masuk maupun yang meninggalkan RSUD Bangil untuk menjalankan karantina di SKB Pandaan.

“ Dalam beberapa waktu terakhir, setiap hari ada yang masuk, tapi ada juga yang keluar RS untuk menjalankan karantina di SKB Pandaan, “ kata Arma, Senin (18/01/2021)

Sama halnya dengan kondisi terkini di RSUD Grati. Direktur RSUD Grati, Dr Dyah Retno Lestari mengungkapkan, dari 38 tempat tidur yang dimiliki, kini sudah ditempati oleh 26 pasien Covid-19. Sehingga menyisakan 12 bed yang siap ditempati apabila ada warga yang harus dirawat.

“ Mudah-mudahan tidak bertambah. Karena meski masih ada, jumlahnya tidak banyak. Dan untuk seluruh pasien Covid-19 yang dirawat, kebanyakan dalam kondisi memakai ventilator, “ ungkapnya.

Sementara, di SKB Pandaan, dari catatan Satgas Penanganan Covid-19, per hari ini menyisakan 21 tempat tidur, lantaran ada 16 pasien Positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan boleh pulang pada Rabu 13 Januari 2021, kemarin. Sedangkan total tempat tidur yang dimiliki berjumlah 54 kamar tidur.

Begitu pula dengan kondisi BLK Rejoso. Dari 60 tempat tidur yang dipunyai, tinggal 20 tempat tidur yang bisa dipakai apabila ada pasien positif Covid-19 yang harus dikarantina.

Dengan fakta tersebut, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron meminta seluruh masyarakat agar meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

“ Yang sudah merasa menerapkan protokol kesehatan saja belum tentu tidak tertular. Apalagi yang sama sekali tak pernah menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, mari kita tingkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, karena semua tempat isolasi pasien Covid-19 sudah mau penuh semua, “ ujarnya

Bahkan, apabila tidak cukup, maka Satgas Penanganan Covid-19 juga akan kembali menyewa salah satu hotel di Kecamatan Prigen yang digunakan untuk para pasien terkonfirmasi Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00