DJSN: Penyetaraan Kelas BPJS Kesehatan Harus Diiringi Kesiapan Faskes

KBRN, Malang: Pemerintah akan menyiapkan kelas standar untuk peserta program jaminan kesehatan nasional. Dengan begitu, sistem kelas untuk peserta mandiri akan dihapuskan. Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) berharap kebijakan penyetaraan kelas atau kelas standar itu harus diiringi dengan kesiapan fasilitas kesehatan maupun tenaga kesehatan.

Anggota DJSN, Muttaqien menilai, kebijakan menjadikan peserta dalam kelas standar sebenarnya merupakan tindak lanjut upaya perbaikan ekosistem JKN.  Kebijakan ini juga sebagai solusi atas polemik kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Termasuk juga antisipasi terhadap lonjakan permintaan peserta untuk turun kelas demi menghindari membayar lebih mahal.   

"Namun sebelum diterapkan, harus dipersiapkan secara matang definisi kelas standar  itu, kriterianya seperti apa, menjaga mutu pelayanan, serta keselamatan pasien," kata Muttaqien di sela workshop bertemakan 'Menjaga Keberlangsungan Program JKN-KIS' yang digelar BPJS Kesehatan, Jumat (23/10/2020).

Kesiapan itu, sambung Muttaqien, harus menyentuh hingga setiap daerah. Mulai dari kesiapan rumah sakit di daerah serta dinas kesehatan setempat agar pelayanan standar bisa berjalan sesuai prosedur dan melayani peserta JKN dengan baik.

"Saya kira secara prinsip masyarakat mendukung kebijakan ini, tinggal bagaimana kesiapan rumah sakit dan pemda. Ketersediaan dokter juga harus dipertimbangkan, karena masih banyak daerah yang belum punya dokter spesialis," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00