Peringati HSN, Ratusan Santri Al Falah Al Makky Malang Gelorakan Bersih Sungai

KBRN, Malang: Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2020, ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Al Makky, Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang melakukan bersih bersih sungai di sekitar wilayah Pondok Pesantren.

" Harapannya, dengan bersih sungai, bebas sampah dan muncul kebiasaan lingkungan yang bersih dan sehat," ungkap Wakil Pengasuh Ponpes Al-Falah Al-Makky, KH Luqman Hakim Ubaidillah kepada RRI, Kamis (22/10/2020).

Memperingati HSN dengan bersih sungai, karena Pengasuh Pondok Pesantren prihatin dengan tumpukan sampah di aliran sungai yang ada di sepanjang kecamatan Gondanglegi. Terlebih, disaat air surut, sampah menumpuk di lokasi itu.

"Kalau air surut di sungai ini, sampah-sampah menumpuk di sini," terangnya.

Padahal, di sepanjang sungai ini, banyak masyarakat yang menggantungkan aliran air sungai untuk irigasi pertanian.

" Di bawah ada 8 desa di dua kecamatan yang menggantungkan pengairan lahan pangan dari aliran sungai primer ini," jelasnya.

Karenanya, pihaknya menekankan kepada santri, selain mengaji, ada satu sisi yang tidak boleh dilupakan, yaitu bermanfaat bagi masyarakat. Bersih sungai di tengah HSN sekarang merupakan bentuk aplikasi ilmu bagi kemaslahatan umat.

Selain melakukan bersih sungai, ratusan santri melanjutkan bagi bagi masker kepada masyarakat sebagai bentuk sumbangsih santri di tengah peringatan HSN di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Sebelumnya diawali dengan upacara peringatan HSN di lingkungan pesantren.

Disinggung harapan pelaku pesantren di tengah HSN sekarang? Luqman Hakim  Alumni Markas Sayyid Al-Awi Al-Maliki, Makkah Mukarromah itu mengharapkan kedepan Pemerintah lebih meningkatkan perhatian bagi kehidupam santri.

"Perhatian dari pemerintah sudah ada, perlu ditingkatkan dan arahkan santri itu bukan hanya pandai dalam bidang agama tetapi peduli kepada lingkungan dan masyarakat," tambah Luqman Hakim yang juga Dosen Kampus Al Qolam itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00