Laju Kereta, Kopi dan Senja Kota Malang

KBRN, Malang: Matahari tak begitu terik, ditambah hawa Kota Malang yang sedang dingin, menjadi momen yang tepat untuk menikmati secangkir kopi di akhir pekan. Terkadang, sesekali kereta api lewat tepat di samping meja ngopi. Suara laju kereta api menimbulkan sensasi tersendiri, suasana berbeda ketika menikmati kopi, Minggu (9/8/2020) sore.

Rodjo Kopi, sebuah kedai kopi di Jalan Batanghari, Kota Malang, Jawa Timur memang menawarkan sensasi minum kopi yang berbeda. Kedainya tepat terletak di samping rel kereta api. Kencangnya hembusan angin akan dirasakan pengunjung ketika kereta sedang lewat. Kedai ini terbagi menjadi dua bagian ruang. Di bagian depan terdapat meja dan kursi dalam satu ruangan layaknya kedai kopi seperti biasa. Nah, di bagian belakang kedai ini yang diburu pengunjung karena sensasi berbeda tersebut.

Pemilik kedai Rodjo Kopi, Aldilah Syah mengklaim jika kedai miliknya satu-satunya di Malang yang menyuguhkan minum kopi sambil menikmati laju kereta api. "Awalnya saya hanya mencari tempat untuk jual kopi, lalu ketemulah kios ini disewakan. Saya tanyakan, harganya cocok langsung saya sewa saya jadikan kedai kopi sejak 30 Juni 2019. Ternyata bagian belakang kedai juga bisa difungsikan," katanya.

Berawal dari kebetulan, Aldi tidak menyangka antusias pengunjung yang mayoritas kaum milenial sangat besar. Tak sedikit pengunjung sengaja memilih mampir di kedai ini untuk minum kopi sambil menanti kereta api lewat. Bahkan sebagian dari mereka harus antri untuk mendapatkan tempat duduk di samping rel kereta api. "Selain ngopi mereka juga swafoto, tetapi kami selalu mengingatkan pengunjung untuk menjaga jarak dengan jalur kereta api. Sebagai garis pembatas, saya memasang batu-batu besar dengan warna cat merah yang berarti pengunjung kedai dilarang melintasi batu ini demi keselamatan diri," ungkapnya.

Berbagai jenis kopi asli Malang disediakan di kedai itu. Harganya pun relatif terjangkau, mulai dari Rp 6 ribu hingga Rp15 ribu per cangkir tergantung jenis kopi dan metode penyajiannya. Untuk operasionalnya, kedai buka mulai pukul 13.00 WIB sampai 23.00 WIB. "Di tengah pandemi, kami juga memperhatikan jarak pengunjung," tutur Aldi.

Salah seorang pengunjung, Binti Rosida mengaku sengaja datang ke kedai ini untuk merasakan serunya minum kopi dengan jarak dekat ketika kereta api lewat. "Belum ada warung kopi yang punya suasana seperti ini, jadi ingin mencoba sensasinya. Rasa kopinya juga enak dan harganya terjangkau," tandasnya.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00