Warga Malang Sambut Antusias Rapid Test di Stasiun

Layanan rapid test di Stasiun Malang

KBRN, Malang: PT KAI telah menyediakan layanan rapid test bagi penumpang sebagai upaya deteksi dini Covid-19. Di wilayah Daop 8, layanan itu hanya disediakan di tiga stasiun yakni Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi dan stasiun Malang. Para penumpang pun menyambut positif adanya layanan yang diperuntukkan bagi pelanggan kereta api jarak jauh ini.

Salah satunya Asna. Ia menjalani rapid test di Stasiun Malang lantaran akan berpergian ke Jatibarat menggunakan KA Bima. Menurutnya, layanan rapid test di stasiun dapat memberikan rasa aman bagi para penumpang. “Saya bersyukur ada layanan rapid test di stasiun, karena naik angkutan lain tidak ada layanan seperti ini. Selain itu juga menambah rasa aman dan nyaman, kita jadi tahu penumpang lainnya tidak terindikasi punya virus Corona,” ujar Asna, Senin (3/8/2020).

Selain menjamin rasa aman, layanan rapid test bekerjasama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) ini juga tarifnya lebih terjangkau yakni Rp 85 ribu. “Biayanya lebih murah, karena kalau harus ke rumah sakit memakan waktu. Apalagi sebelumnya saya belum pernah ikut rapid test,” katanya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Heru Suprapto mengungkapkan, layanan rapid test di Malang dilakukan sejak 1 Agustus lalu. “Layanan ini kami sediakan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang akan menggunakan kereta api di masa adaptasi kebiasaan baru. Dimana salah satu persyaratan bagi para penumpang kereta api jarak jauh adalah harus dilengkapi dengan surat bebas Covid. Kami berharap pelanggan kereta api dapat memaksimalkannya" ujarnya.

Dipilihnya Malang menjadi salah satu stasiun penyelenggaraan rapid test lantaran tingginya antusiasme warga menggunakan moda transportasi kereta api. “Malang termasuk salah satu stasiun besar yang melayani KA jarak jauh. Di hari normal jumlah penumpang luar biasa, di momen libur Idul Adha okupansinya 70 persen,” ungkap Heru.

Dari ratusan penumpang yang mengikuti rapid test, belum ditemukan penumpang yang hasilnya reaktif. Namun jika nantinya ditemukan penumpang yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat celcius atau hasil rapid testnya menunjukkan reaktif, maka akan langsung diarahkan ke pelayanan kesehatan terdekat. Selain itu, PT KAI mengembalikan 100 persen uang tiket yang telah dibayarkan. “Layanan rapid test ini terbatas hanya mulai jam 07.00-16.00 WIB,” tandas Heru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00