Bersepeda Jadi Primadona, Omset Persewaan Sepeda Melesat

Owner Batu Cycling, Ilham Uya

KBRN, Batu: Fase transisi saat ini menjadi momen masyarakat untuk banyak beraktivitas di luar rumah, mulai kegiatan ekonomi hingga berolahraga. Bahkan sekedar menikmati keramaian yang tidak didapat selama 4 bulan lebih karena aturan pemerintah. Pantauan RRI, banyak masyarakat Kota Batu yang memilih untuk "Demam Bersepeda", hal ini nampak dalam peningkatan 'goweser' di jalan protokol atau perumahan di Kota Wisata tersebut.

Seperti yang diutarakan oleh Ilham Uyak, owner Batu Cycling ini mengaku mengalami peningkatan omset persewaan sepeda hingga 30%.

"Selama 4 bulan ini kita vakum, baru setelah PSBB, terus mulai banyak yang bersepeda, masyarakat di Kota ini mulai melirik sepeda, mau beli harganya juga malah naik, akhirnya banyak yang memilih untuk nyewa, kita bersyukur mengalami kenaikan omset hingga 30%," ujarnya, Jumat (3/7/2020).

Pemerintah sendiri gencar mengajak masyarakat untuk meningkatkan imun tubuh guna memproteksi diri dari Covid-19, sepeda menjadi alternatif untuk berolahraga dan berwisata, khususnya di Kota Batu.

Uya, sapaan akrabnya, menambahkan, musim libur sekolah sekarang banyak anak-anak sekolah yang jadi pelanggannya, melihat itu ia pun merubah harga sewa yang sebelumnya 150 ribu menjadi 75 ribu per harinya.

"Momen sekarang bersepeda itu bukan olahraga saja, tapi mengarah gaya hidup, sekarang di tempat kami banyak anak sekolah yang nyewa, situasi ini membuat kita berpikir untuk menyesuaikan dengan fase saat ini, kamipun tetap mengarahkan untuk mengikuti protokol kesehatan dan kita himbau ikuti aturan di jalan raya waktu bersepeda," tambahnya.

Meski bersepeda menjadi tren baru di kalangan Masyarakat, namun infrastruktur di Kota Batu dirasa belum cukup untuk bersepeda, Uya dan ribuan masyarakat bersepeda di Kota Batu, tentu berharap Kota Batu bisa menjadi destinasi bagi goweser dengan fasilitas yang ramah bagi pengendara sepeda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00