Kisah Rachma, Lebaran Sendiri di Kota Rantau

Magang kerja, cara Rachma isi waktu luang ketika tak bisa mudik

KBRN, Malang: Pandemi Covid-19 membuat suasana lebaran tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tak ada tradisi mudik, tak ada tradisi bersalaman hingga halal bihalal. Di Kota Malang misalnya, sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia, banyak mahasiswa pendatang dari luar. Sebagian sempat pulang ke daerah asalnya masing-masing sebelum pemerintah mengeluarkan larangan mudik, namun sebagian lagi masih berada di Malang.

Mahasiswa rantau itu pun menjalani bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri jauh dari keluarga. Rachmatika Putri Adria Rini misalnya. Mahasiswa vokasi jurusan Public Relation Universitas Brawijaya Malang ini harus merayakan lebaran sendirian di kos yang letaknya tak jauh dari kampus.

"Saya tidak punya keluarga di Malang, jadi ya sendiri menjalani bulan Ramadan dan lebaran, sedih dan kangen keluarga," kata Rachma pada RRI, Senin (25/5/2020).

 Mahasiswi asal Jakarta ini mengaku mengikuti anjuran pemerintah tidak mudik  untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi di Jakarta dan Malang Raya kini telah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Warga pun dianjurkan tetap di rumah saja. 

"Ini pertama kalinya saya lebaran sendirian jauh dari keluarga, tetapi saya mentaati program pemerintah untuk physical distancing. Meski harus menahan kangen dengan keluarga, tetapi setiap hari kontak ayah dan ibu lewat telepon," ungkapnya.

Selain itu, Rachma juga tidak bisa pulang lantaran ayhnya dirumahkan sementara dari tempat bekerja akibat pandemi Covid-19. Dampaknya, orang tua Rachma tidak bisa mengirimkan uang lebih. 

"Jangankan untuk mudik, uang yang dikirim ayah saya hanya cukup untuk makan sehari-hari di Malang. Tetapi Alhadmulillah kemarin sempat dapat bantuan sembako dari kampus," tutur mahasiswi berusia 22 tahun ini. 

Untuk mengisi waktu luang selama di Malang, ia pun magang kerja di bagian humas Universitas Brawijaya sejak Februari hingga Juni. 

"Selama pandemi ini, mau tidak mau harus dijalani, tetapi saya harus tetap jaga kesehatan dengan selalu minum vitamin C dan jaga pola makan," imbuhnya.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00