Layanan Zakat Care Line di Malang Salurkan Ratusan Paket pada Mustahiq

Distribusi paket zakat fitrah bagi warga yang membutuhkan

KBRN, Malang: Umat musim berlima-lomba memaksimalkan amalan ibadahnya khususnya di penghujung bulan Ramadan, salah satunya menunaikan kewajiban zakat fitrah. Sejak Zakat Care Line ACT Malang yang dibuka sejak pertengahan Mei lalu, sudah puluhan pesan masuk ke nomor care line untuk menunaikan zakat fitrah dan maal.  Ada juga permohonan untuk penerimaan zakat fitrah.

Menanggapi banyaknya permintaan masyarakat yang membutuhkan, ACT Malang telah mendistribusikan paket beras zakat Fitrah kepada para Mustahiq (orang yang berhak menerima zakat) di Malang Raya. Sejak tanggal 14-22 Mei 2020, telah didistribusikan 300 paket melalui tim ojek daring yang tergabung dalam komunitas TEKAB (Tim Khusus Anti Begal) Malang.

Rata-rata para mustahiq yang mendapatkan paket beras Zakat Fitrah diantaranya warga jompo, keluarga prasejahtera dan masyarakat yang sudah tidak memiliki pekerjaan akibat wabah pandemi. Mustahiq tersebut masing - masing mendapatkan baket beras sebanyak 5 kilogram per keluarga.

“Hidup sudah berkekurangan apalagi terdampak wabah corona, semakin sulit rasanya untuk mendapatkan pemasukan,” kata Indra, salah satu penerima manfaat yang bekerja sebagai tukang servis alat elektronik sekaligus pemulung, Jumat (22/5/2020).

Sementara itu, Diki Taufik Sidiq, Branch Manager ACT Malang mengungkapkan, pendistribusian paket beras Zakat Fitrah  dilakukan sampai akhir Ramadan dengan memperluas manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami terus beroperasi dan tidak libur termasuk di hari raya Idul Fitri. Kami akan menyampaikan paket terbaik amanah dari para muzakki kepada yang berhak menerima sehingga bisa tepat sasaran,” tutur Diki.

Per hari ini, layanan Zakat Care Line telah ditutup. Namun akan dilanjutkan dengan Layanan Humanity Care Line. Selain distribusi paket Zakat Fitrah, ACT Malang juga terus melakukan operasi pangan gratis di berbagai wilayah Malang Raya, sehingga masyarakat yang terdampak pandemi ini dapat terpenuhi kebutuhan pokoknya.  

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00