Cegah Covid-19, Pemkot Malang Minta Warga Sholat Idul Fitri di Rumah

Rakor Pemkot Malang dengan perwakilan tokoh agama di Balaikota Malang

KBRN, Malang: Meski tidak mengeluarkan aturan secara tegas untuk melarang pelaksanaan shalat Idul Fitri secara berjamaah di masjid, namun Pemerintah Kota Malang meminta agar masyarakatnya melakukan shalat Ied di rumah masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Malang, Sutiaji di sela rapat koordinasi dengan tokoh agama di Balaikota Malang, Rabu (20/5/2020).  Rakor tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan pada masyarakat  agar melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.

"Kami tidak melarang masyarakat untuk beribadah, namun kami mengimbay agar masyarakat dapat beribadah di rumah masing-masing selama masa pandemi ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sutiaji menekankan soal  kebijakan dari pemerintah pusat dan pemprov Jatim agar shalat Ied  diminta sangat untuk ditiadakan, utamanya pada zona-zona merah. “Sesuai hierarkhi dan memperhatikan UU 23/2019 tentang pemerintah daerah, maka sebagai bagian utuh dari pemerintahan secara menyeluruh maka Pemkot Malang tegak lurus dengan kebijakan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, para peserta rakor yang meliputi para takmir masjid dan perwakilan organisasi keagamaan di Kota Malang memiliki dua pandangan dalam menyikapi himbauan tersebut. Pertama, mengikuti arahan pemerintah untuk melaksanakan Sholat Ied di rumah saja. Kedua, ada juga yang menyampaikan harapannya untuk tetap bisa melakukan sholat ied dengan memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 atau meminta Walikota Malang untuk mengeluarkan Surat Edaran yang melarang secara tegas.

Bersamaan dengan hal tersebut, Sutiaji menyatakan bahwa Pemkot Malang tidak akan mengeluarkan regulasi baru yang sifatnya melarang.

"Kami sudah ada Perwal 17/2020 tentang PSBB Kota Malang, berkaitan dengan kegiatan dan atau aktifitas ibadah dengan jamaah diperbolehkan memperhatikan protokol covid secara ketat, dan penyelenggara bertanggung jawab sepenuhnya dalam pelaksanaannya,”  kata dia.

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat meniadakan kegiatan takbir bersama dan meniadakan acara halal bi halal yang berpotensi untuk mengumpulkan banyak massa, dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19. Sebagai tidak lanjut dari pertemuan tersebut akan dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama atas keputusan untuk tidak melaksanakan Sholat Idul Fitri di wilayah Pemerintah Kota Malang. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00