Gunakan Masker dan Sarung Tangan, Sejoli Kota Malang Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19

KBRN, Malang: Pernikahan adalah momentum bahagia yang dinanti oleh setiap calon pasangan yang hubungan keduanya akan disahkan oleh agama dan negara, namun hal itu bisa menjadi dilema ketika pelaksanaanya dilakukan di tengah badai penyebaran virus Corona.

Seperti yang dilakukan oleh dua calon pengantin di Kota Malang yang mensahkan hubungannya di tengah zona corona, bertempat di salah satu hotel di Kota Malang.

"Alhamdulillah, semua sudah sesuai prosedur, calon pengantin menggunakan masker, sarung tangan dan dihadiri tidak lebih dari 10 orang, hal ini sesuai protokoler kesehatan yang dikeluarkan oleh Kemenag RI dan Insya Allah semua sudah sesuai," ujar, Syahroni, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Blimbing, Sabtu (4/3/2020).

Sebelumnya, terdapat 2 saksi, 2 calon pengantin, 1 petugas KUA, dan 4 Kedua Orang Tua Mempelai yang mengahdiri prosesi tersebut, seluruhnya juga menerapkan Physical Distancing (Jaga Jarak). Prosesi itupun di tampilkan live Youtube dan Live media Sosial, untuk memperlihatkan pada tamu undangan yang seharusnya datang, namun karena pandemi ini, mereka tidak menghadiri, tercatat ratusan orang menyaksikan prosesi itu melalui portal Youtube.

"Terus terang, ini di luar prediksi kami, pandemi ini, tapi alhamdulillah kami bisa selenggarakan dengan mengabarkan pada Camat, Kelurahan dan pihak terkait, Alhamdulillah koordinasi berjalan dan tadi Binmas yang hadir juga menyaksikan sampai selesai acara ini," terang Hakim, dari pihak WO.

Sebagai informasi, sebelum pelaksanaan akad nikah, seluruh keluarga dan pelaksana maupun vendor, diperiksa dengan thermal gun terlebih dahulu dari pihak hotel, setelah itu mencuci tangan dan ini dilakukan atas dasar dari pedoman pernikahan Dirjen Bina Masyarakat (BINMAS) Kementrian Agama RI, melalui SE, nomor: p-003/DJ.III/HK00.7/04/2020, tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00