Mengenal Lebih Dekat Danlanal Malang Kolonel Laut Dewi Lestari, Prajurit Wanita Kebanggaan TNI AL

KBRN, Malang : Pangkalan TNI AL (Danlanal) Malang kini memiliki komandan yang baru. Jika biasanya pimpinan korps TNI identik dijabat oleh kaum pria, namun Danlanal Malang kini dijabat oleh srikandi TNI AL yang tergabung dalam Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal). Ia adalah Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari, S.Pd., M.T, Hanla., M.M., CHRMP.

Kolonel Laut Dewi Lestari resmi menjabat sebagai Danlanal Malang sejak 22 April 2022. Sebelumnya, wanita kelahiran Solo ini menjabat sebagai Aspers Danlantamal IV Tanjung Pinang Kepulauan Riau selama 2,5 tahun. Dewi merupakan Danlanal Malang yang kedua dari Kowal. Sebelumnya, Laksma TNI Ni Ketut Prabhawati menjabat sebagai Danlanal Malang pada tahun 2020-2022.

“Saya pejabat kedua perempuan yang menjabat sebagai Danlanal Malang. Ini merupakan suatu kepercayaan, kehormatan dan kebanggan bagi korps wanita angkatan laut. Dimana Danlanal Malang dijabat oleh Kowal, mungkin sebagian orang merasa asing dengan Kowal, tetapi kami bagian dari prajurit TNI AL,” ungkap Kolonel Laut Dewi kepada RRI, Rabu (22/6/2022).

Dewi menceritakan kebanggaannya bisa bergabung menjadi prajurit TNI AL. Awalnya, Dewi bercita-cita menjadi polisi. Karena di daerah asalnya Solo Jawa Tengah tak ada markas TNI AL. Namun proses berjalalannya waktu, pada saat pendaftaran dia dihadapkan pada empat pilihan.

“Nah disitu saat pendaftaran, ada pilihan pertama yakni TNI AD, Polri, TNI AU, dan TNI AL. Setelah daftar dan ikut seleksi, saya justru terpilih masuk ke TNI AL. Saya dari alumni perwira prajurit karir angkatan ketiga tahun 1996,” katanya.

Ketika masuk korps TNI AL, Dewi mengaku awalnya merasa asing, tetapi begitu menjadi Kowal, pengalaman luar biasa ia rasakan.

“Saya bangga menjadi Kowal, saya bangga menjadi bagian dari prajurit TNI AL. Ternyata slogan TNI AL bahwa join to the navy to see the world itu benar.

Karena begitu saya jadi prajurit TNI AL, saya bisa melihat dunia. Saya bisa tahu Singapura, Malaysia, Thailand, Hongkong, dan negara lainnya. Karena jadi prajurit difasilitasi dinas dengan kapal perang RI,” tuturnya.

Ditanya soal kesannya berada di Malang, Dewi mengaku betah. Sebenarnya, ia tak asing dengan kota ini. Sebab sejak tahun 1997 ia pernah ditugaskan untuk menjadi pengasuh para calon bintara wanita yang melaksanakan seleksi tingkat pusat di Lanal Malang. Kemudian 2017 hingga 2021 hampir tiap tahun dinas ke Lanal Malang untuk mengikuti sidang panitia pusat perekrutan prajurit TNI AL. 

“Jadi Malang ini seperti rumah saya sendiri, tempatnya nyaman, dingin, makanannya juga enak dan murah meriah. Yang saya waspadai adalah berat badan bertambah karena nyaman dengan kuliner-kuliner di Malang yang enak,” tandasnya sambil tertawa. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar