Berantas Narkoba, BNN Provinsi Jatim Jalin Sinergitas dengan RRI

KBRN, Batu : Perkuat pemberantasan narkoba di  Provinsi Jawa Timur, Badan Nasional Narkotika (BNN) jalin sinergitas dengan RRI se- Jawa Timur dengan pelaksanaan Memorandum Of Understanding (MoU). Penandatanganan tersebut dilakukan di Gedung Graha Pancasila, Kota Batu. Dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Batu, Hj Agus Surya Dewi mengatakan bahwa kerjasama ini menjadi jalan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba.

"Tingkat konsumsi narkoba di Indonesia cukup tinggi, berbekal hal itu diharapkan kerjasama ini dapat menekan prevalensi pengguna narkoba," jelasnya, Rabu (15/6/2022).

Sebagai informasi, dari data BNN terkait data pengguna narkoba di Indonesia, terjadi peningkatan prevalensi pengguna narkoba di Indonesia pada 2021 sebesar 0,15 persen, sehingga menjadi 1,95 persen atau 3,66 juta jiwa. 2019, prevalensi pengguna narkoba di Indonesia sebesar 1,80 persen atau 3,41 juta jiwa, sementara prevalensi dunia di 2020 sebesar 5,5 persen atau sekitar 275 juta orang di seluruh dunia menggunakan narkotika. Angka prevalensi tersebut merujuk pada masyarakat secara nasional.

Direktur Utama RRI, I Hendrasmo menerangkan bahwa RRI akan memberikan ruang seluasnya, apalagi terkait menekan peredaran narkoba.

"Dalam RRI terdapat Tri Prasetya yang menjadi jiwa bagi angkasawan RRI, oleh sebab itu RRI berkomitmen untuk memerangi narkoba dengan memberikan ruang seluasnya, dengan siaran siaran edukatif tentang bahaya narkoba, baik online atau offline," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa komitmen pemberantasan narkoba di Kota Wisata terus digaungkan, mengingat kota batu menjadi rujukan wisatawan dari seluruh Indonesia.

"Pemerintah Kota Batu sangat berkomitmen untuk menekan peredaran narkoba, apalagi kota batu didatangi ribuan wisatawan dari berbagai wilayah di Kota Batu sendiri telah berdiri Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba), hal itu menjadi bukti komitmen kuat dari Kota Batu untuk menekan peredaran narkoba," ungkapnya.

Dalam pelaksanaan MoU tersebut turut dihadiri 17 Kepala BNN dan 5 Kepala Stasiun RRI se-Jawa Timur, dengan turut disaksikan Kepala BNN Jatim, Brigjen Polisi Drs M Aris Purnomo, Wali Kota Batu Dra Hj Dewanti Rumpkoko, Dirut RRI Dr I Hendrasmo dan Wakil Ketua DPRD Kota Batu Heli Suyanto SH.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar