20 Karyawan RRI Malang Purna Tugas Dilepas

KBRN, Malang : Sebanyak 20 karyawan LPP RRI Malang yang telah purna tugas pada tahun 2020 hingga 2022 dilepas oleh Kepala LPP RRI Malang, Iwan Effendi Lathan, Rabu (8/6/2022). 

" Kami mohon maaf kepada Bapak/Ibu karena pensiunnya tahun 2020 dan ada yang 2021, baru kami lepas sekarang karena sesuatu hal," kata Kepala LPP RRI, Iwan Effendi Lathan saat memberikan sambutan dalam Pelepasan Purna Tugas Halal bihalal di aula RRI Malang. 

Terlebih, di tahun 2020 dan 2021 masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaan pelepasan Purna tugas karyawan LPP RRI Malang belum bisa digelar saat itu. 

" Senior saya Pak Yacob dan Pak Yanto belum sempat melepas, jadi saya sekarang yang melepas Bapak dan Ibu senior saya ini, " terangnya. Dalam kesempatan itu, Iwan juga berpesan agar karyawan-karyawati LPP RRI Malang tidak merasa bangga dengan jabatan yang disandang sekarang, sebab suatu saat akan mengalami hal serupa seperti karyawan RRI Malang yang sudah purna tugas sekarang. Ia menegaskan hidup itu saling menghidupi, bukan saling membunuh.

" Jangan merasa bangga dengan jabatan yang kita sandang, senior kita yang sudah purna tugas ini semula juga pernah berjasa dalam mengembangkan lembaga kita," imbuhnya. 

" Saya terharu dengan pelepasan senior saya ini, kalau teman teman RRI Malang tidak terharu tidak mungkin, " ujar Iwan sembari mengusap air mata yang menetes saat sambutan. 

20 orang karyawan LPP RRI Malang yang purna tugas itu juga diberikan tali asih berupa uang tunai. Lanjutnya, bantuan tali asih ini untuk membantu karyawan yang sudah purna tugas. 

" Jangan melihat besaran yang diberikan, tetapi ini adalah kebersamaan kami, kita yang masih kerja ini juga akan mengalami hal serupa, "tambahnya.

Sementara, salah satu pegawai LPP RRI yang purna tugas, Eleonora Dareni menyebut banyak suka ketimbang duka saat bekerja di LPP RRI Malang. 

" Saya ini puluhan tahun di RRI, berawal di RRI Surabaya dan pindah ke Malang dan akhirnya pensiun di sini, " tugas Reni sapaan akrab Eleonora Dareni. 

" Saya selalu mengingat suka nya bekerja di RRI, dan memang banyak sukanya daripada dukanya, dukanya kadang-kadang saya syukuri hingga berupa menjadi bahagia,"pungkaa Reni.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar