Pemkab Pasuruan Gelar Sosialisasi Bahaya Merkuri di Kosmetik

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah berfoto bersama dengan narasumber dan peserta sosialisasi bahaya merkuri pada kosmetik di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Rabu (25/05/2022).

KBRN, Pasuruan - Di era sekarang, kasus perempuan yang mengalami kerusakan wajah akibat kandungan kosmetik yang berbahaya.

Untuk itu, Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi Bahaya Kandungan Merkuri pada kosmetik, Rabu (25/5/2022) pagi.

Sosialisasi tersebut digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah dan undangan lainnya.

Menurut Ani, tujuan digelarnya sosialisasi tak lain untuk bersama-sama mengatasi dampak yang timbul akibat kesalahan dari penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri. Terlebih banyak beredar kosmetik yang menawarkan harga murah tapi tidak memperhatikan kesehatan wajah.

"Yang mungkin tidak kita sadari selama ini. Karena sebagian besar kita semua juga merupakan pengguna kosmetik, jadi sosialisasi ini adalah cara kami untuk mengingatkan kepada masyarakat," katanya.

Dijelaskannya, para peserta sosialisasi terdiri dari perwakilan PKK Kecamatan dan Desa di Kabupaten Pasuruan. Harapannya, setelah selesai mengikuti sosialisasi, para peserta bisa membagikan ilmu yang diberikan oleh narasumber.

"Narasumber nya sudah pasti pakar di bidang kesehatan wajah dari klinik rumah sakit terkemuka. Sehingga kami harapkan kepada para peserta untuk betul- betul menyimak materi yang diberikan," ujarnya

Sementara itu, Ketua TP PKK, Ny Lulis menghimbau kepada para ibu maupun perempuan untuk cerdas dalam memilih kosmetik yang cocok untuk jenis kulit maupun wajahnya.

"Jangan tergiur dengan casing atau bungkus kosmetik yang menarik. Tapi yang penting adalah kandungan atau bahannya jangan sampai berbahaya bagi wajah atau kulit," himbaunya.

Istri Bupati Irsyad Yusuf itu pun menilai perempuan jaman sekarang sudah pandai dalam menentukan kosmetik mana yang cocok. Oleh karenanya, ia berharap agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan wajah setelah memakai kosmetik.

"Yang tak kalah penting adalah merawat wajah setelah memakai kosmetik. Harus rajin, karena kulit wajah juga butuh dicharge," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar