Sertifikat Tanah Elektronik di Kabupaten Malang Rencana Akan Berlaku Tahun Ini

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang, Laode Asrafil. (Foto: Istimewa).

KBRN, Malang : Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang berencana akan memberlakukan sertifikat tanah Elektronik tahun 2022 ini. Bahkan Peraturan Menteri yang mengatur hal tersebut sudah keluar. Namun pemberlakuan sertifikat elektronik itu dilakukan bertahap, yaitu pertama diberlakukan untuk tanah aset milik instansi pemerintah. 

" Sertifikat digital atau elektronik ini merupakan program pemerintah sekarang agar tidak terlalu rumit, dan mempermudah masyarakat nantinya, " ungkap Kepala BPN Kabupaten Malang, Laode Asrafil, Rabu (18/5/2022). 

Menurut Laode, saat ini BPN sudah masuk di era digital, sehingga sejumlah pelayanan sudah bisa dilakukan dengan cara digital, diantaranya pengecekan sertifikat secara digital, penyelesaian permasalahan hak tanggungan, dan penghapusan roya juga sudah bisa dilakukan secara digital. 

" Maka termasuk warkah nanti kita scan menjadi digital, " terangnya. 

Sebab itu, pemberlakuan sertifikat tanah elektronik di Kabupaten Malang rencananya juga akan dilakukan tahun ini. Terlebih Peraturan Menteri sudah terbit. 

" Di Indonesia sekarang ini sudah diujicoba di Jabodetabek, untuk Jatim baru dimulai, tetapi masih sebatas tanah aset instansi pemerintah saja," urainya. 

Ia menjelaskan ke depan akan diterbitkan sertifikat digital yaitu sertifikat elektronik, yang berbentuk semacam piagam penghargaan, satu lembar saja, tetapi di dalamnya berisi data identitas pemegang hak, luas tanah dan sejumlah item lain yang menandakan kepemilikan hak tanah. 

" Sertifikat analog yang berupa kertas nanti akan kita tarik dan diganti dengan sertifikat elektronik, " pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar