Mengamen, Komunitas Street Punk Kepanjen untuk Pasar Gratis

KBRN, Malang : Komunitas Street Punk Kepanjen Kabupaten Malang menyisihkan hasil mengamen dari sejumlah titik jalan di wilayah Kabupaten Malang untuk membuka pasar gratis, menyediakan sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Nama komunitas kami adalah Street Punk Kepanjen. Kami mengadakan kegiatan pasar gratis untuk saling menciptakan solidaritas antar rakyat di tengah pandemi yang belum usai ini. Semoga hidup kita selalu bermanfaat bagi orang orang di sekitar kita," ungkap perwakilan Komunitas Street Punk, Fauzan Yusuf, Jumat (3/12/2021). 

Tuem Noise sapaan akrab Fauzan Yusuf mengaku meski kerapkali mendapat stigma negatif, tetapi Komunitas Punk ini tetap berupaya melakukan gerakan sosial, memberikan contoh baik bagi sesama, sehingga hari hari yang dijalani bersama komunitas tetap memberi manfaat bagi sesama. 

" Kemarin kita gelar pasar gratis, ya bertujuan agar manusia semakin peduli dengan kesusahan orang-orang di sekitar kita.  Lokasi di perempatan Kepanjen Malang," kata pria asli Ngajum itu. 

Ia mengharapkan agar sesama manusia bisa saling memberi cinta kepada sesama. Ditegaskan meski sebagian masyarakat memandang komunitas punk kurang baik. 

"Yang terpenting dalam hidup yang tidak boleh dihilangkan adalah kemanusiaannya," imbuhnya. 

Ia menjelaskan pasar gratis itu menyediakan gula, beras, minyak,  garam, bawang, kentang, sayuran, pakaian layak pakai, bakso dan sejumlah kebutuhan lain. 

"Kalau di Kepanjen baru sekali ini. Kami juga sering mengadakan di Semarang. Semoga bermanfaat buat orang lain walaupun kita sendiri setiap harinya juga serba mencari,  setidaknya kita tidak lupa bahwa makanan adalah hak semua orang, bukan hak segelintir orang saja,"tegasnya.

" Semua orang berhak menggambil secukupnya siapapun dia, yang penting hal yang kita berikan berdampak positif tanpa ada embel-embel apapun, dari rakyat untuk rakyat," sambungnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar