Jembatan Srigonco Malang Selatan Tinggal Aksesori, Begini Penampakannya

Jembatan Srigonco, akses menuju sejumlah obyek wisata di Malang Selatan. (Foto: Istimewa)
Akses jalan lama menuju obyek wisata pantai di Malang Selatan, terkenal dengan sebutan

KBRN, Malang : Jembatan yang menghubungkan ke obyek wisata pantai di Malang Selatan yang melewati wilayah Kecamatan Bantur, yaitu jembatan Srigonco saat ini tengah siap untuk dimanfaatkan. Sekarang jembatan tersebut terlihat sudah nyaris selesai, hanya kurang aksesori, diantaranya seperti dinding pengaman dan sejumlah aksesori lain, yakni tinggal menyempurnakan. 

" Jembatan Srigonco ini tinggal aksesori saja," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Kabupaten Malang, Romdhoni kepada RRI, Minggu (13/6/2021). 

Menurutnya jembatan Srigonco yang terkenal dengan ' jurang mayit' itu hanya memerlukan penyempurnaan beberapa bagian volume di jembatan. 

" Secara umum bangunan jembatan sudah selesai, bisa dilewati juga, " terangnya. 

Ia menjelaskan, tahun anggaran 2021 ini dialokasi Rp 1,3 miliar untuk menyempurnakan jembatan tersebut, sehingga aman digunakan oleh pengguna jalan, utamanya wisatawan yang akan berkunjung ke pantai di Malang Selatan. 

Sedianya, alokasi anggaran sebesar Rp 1,3 miliar itu akan digunakan untuk melengkapi aksesori beberapa bagian volume di jembatan.

Diunggah RRI sebelumnya, akses jalan menuju wilayah Malang Selatan segera dilakukan pelebaran, terlebih akan ada jalan Tol dari Kota Malang yang melintasi empat Kecamatan di Kabupaten Malang. 

Targetnya pelebaran jalan ke arah pesisir pantai tuntas selama periode Kepemimpinan pasangan Bupati Malang HM Sanusi dan Wakil Bupati Malang H Didik Gatot Subroto. 

Secara bertahap pelebaran jalan menuju pesisir Pantai Selatan akan dilakukan pelebaran badan jalan menjadi 7 meter disertai dengan pelebaran bahu jalan. Termasuk penyempurnaan drainase dan pohon pelindung jalan.

Kini terlihat pelebaran jalan sudah dilakukan mulai di wilayah Kecamatan Gondanglegi hingga wilayah Kecamatan Bantur. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00