Satlantas: Mudik Dilarang, Mobilitas Warga di Malang Raya Tetap Diperbolehkan

KBRN, Malang : Pemerintah secara tegas melarang masyarakat untuk mudik pada Hari Raya Idulfitri 1442 H. Meski begitu, warga Malang Raya tetap diperbolehkan melakukan mobilisasi asalkan tidak mudik. Artinya, warga Kota Malang tetap bisa bepergian ke Kota Batu maupun Kabupaten Malang, begitu juga sebaliknya.

“Perjalanan selain mudik masih diizinkan di wilayah rayon 2 Malang. Wilayah itu meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta Kota dan Kabupaten Probolinggo,” kata Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution, Selasa (4/5/2021).

“Saya tegaskan yang dilarang adalah mudik. Sementara perjalanan selain mudik silahkan, namun masyarakat tetap harus berperdoman pada protokol kesehatan,” imbuhnya.

Untuk menegakkan aturan larangan mudik pada 6-17 Mei tersebut, Polresta Malang Kota saat ini mulai melakukan penyekatan. Namun di wilayah Kota Malang, penyekatan hanya dilakukan di exit tol Madyopuro saja.

“Penyekatan sudah kita lakukan setiap harinya, namun kita tidak melakukan penyekatan secara provinsi, karena wilayah kita berada di tengah-tengah. Titik penyekatana Kota Malang hanya di exit tol Madyopuro,” ujar Rama.

Penyekatan di exit tol dilakukan dengan menyiagakan personel 24 jam. Untuk kendaraan selain plat N akan diperiksa secara random.

“Untuk kendaraan di luar plat N, jika tidak ada surat keterangan perjalanan dinas dari perusahaan dan menyertakan hasil PCR test, maka yang bersangkutan tidak boleh masuk ke wilayah Kota Malang,” tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00