Ramadan, Penjualan Kurma Meningkat 50 Persen

KBRN, Malang : Pandemi Covid-19 ternyata tak berpengaruh terhadap bisnis penjualan kurma. Sebab antusiasme warga Malang untuk membeli kudapan manis dan legit ini masih cukup tinggi. Dibandingkan hari biasa, penjualan kurma di bulan Ramadan meningkat 50 persen. 

Di kawasan Embong Arab, Kecamatan Klojen, Kota Malang misalnya. Lokasi tersebut menjadi salah satu sentra penjual kurma terlengkap dan terjangkau. Di daerah tersebut, sejumlah toko berjejer menjajakan kurma berbagai jenis dengan harga yang bervariasi.

“Alhamdulillah Ramadan kali ini penjualan meningkat 50 persen dibandingkan hari biasa. Setiap harinya kurma yang terjual bisa mencapai 1 sampai 2 ton,” kata salah seorang pedagang kurma di kawasan tersebut, Yahya Soleh, Sabtu (1/5/2020). 

Pada Ramadan kali ini, jenis kurma yang paling diburu pembeli adalah kurma Sukari. Sebab jenis kurma tersebut memiliki rasa yang lebih empuk, manis, dan legit. Selain kurma Sukari, kurma Ruthob juga banyak dicari pembeli. 

“Best Seller kurma Sukari, tetapi tahun ini kita juga ada produk kurma Ruthob yang juga diminati. Karena kurma jenis ini sangat langka, biasanya dikonsumsi di Masjid Nabawi saat buka puasa. Tetapi kurma ini harus disimpan dalam suhu -30 derajat celcius agar tidak rusak," ungkap Yahya.

Namun pada tahun ini, harga kurma mengalami penurunan dibandingkan Ramadan tahun lalu. Larangan ibadah haji dan umroh ke tanah suci dinilai sebagai salah satu penyebab turunnya harga kurma.

"Untuk kurma Sukari yang biasanya dijual Rp 200 ribu per box atau kemasan tiga kilogram, saat ini hanya dijual Rp 115-145 ribu tiap box. Penyebabnya  umroh dan haji ditutup, sehingga pengunjung tidak ada, barangnya banyak. Jadi dijual murah," ungkapnya. 

Tingginya minat masyarakat membeli kurma pada bulan Ramadan ini, membuat pedagang juga harus menambah stok penjualan hingga 50 persen. Rata-rata pemilik toko 'Raja Kurma' ini mendapatkan pasokan kurma 40 ton setiap harinya.

"Selain dijual eceran pada pembeli, kami juga melayani pengiriman kurma hingga luar jawa Timur dan luar pulau," tandasnya.

Salah seorang pembeli kurma, Diah mengaku kerap membeli kurma di kawasan Embong Arab setiap bulan Ramadan. Selain jenisnya lengkap, ia menilai jika harganya relatif terjangkau.

"Saya beli kurma Emirates Gold untuk dibuat susu kurma. Karena selama Ramadan ini saya jual susu kurma untuk ta'jil," ucap wanita berhijab ini. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00