Anggaran Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu Bertambah Rp 30 Miliar

KBRN, Batu: Usai dilakukan revisi Detail Engineering Design (DED), anggaran pembangunan Pasar Besar Kota Batu akan bertambah menjadi Rp 230 miliar, yang sebelumnya sebesar Rp 200 miliar. 

Wakil Walikota Batu Punjul Santoso mengatakan anggaran awal sebesar Rp 200 miliar bersumber dari APBN dan termaktub dalam Perpres nomor 80 tahun 2019.

Namun karena ada penyesuaian teknis yang mengedepankan kelaikan fungsi gedung berdampak pada melejitnya kebutuhan anggaran menjadi Rp 230 miliar.

“Jadi intinya pada pembahasan ketiga ini ada penyesuaian lagi. Harus dimatangkan agar tak terjadi banyak perubahan saat pembangunan,” jelasnya, Kamis (29/4/2021).

Diketahui, pihak konsultan perencana dari pemerintah pusat meminta agar penyusunan DED lebih diperinci lagi dan lebih condong pada hal teknis, seperti laporan analisis struktur, laporan rencana MEP atau sistem mekanis, listrik dan plumbing (pemipaan), gambar DED, RKS (Rencana kerja dan syarat-syarat), BOQ (Bill of Quantity) dan dokumen teknis pendukung lainnya.

“Jadi yang tadi terkait juga KRK-nya, siteplan, disinggung juga berbagai aspek seperti struktur bangunannya dan MEP. Tadi juga dibahas terkait bagaimana IPAL-nya (Instalasi Pembuangan Air Limbah) juga sampai talang itu diukur detail,” tambahnya.

Untuk pengelola pasar kedepannya ketika sudah terbangun dikatakannya tidak mesti dalam bentuk UPT (Unit Pelaksana Teknis) atau pedagang itu sendiri. Tetapi bisa juga melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau terbagi beberapa sub pengelola.

“Makanya ini masih akan dibahas lebih lanjut, sub pengelola itu maksudnya misal seperti toilet itu supaya bersih bagaimana manajemennya. Kami juga akan studi banding dengan tempat wisata yang ada di Batu soal tata kelola fasilitas umum,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00