Nekat Mudik, Siap-siap Dikarantina

KBRN, Batu : Pemerintah Kota m Batu menunjukkan keseriusannya dalam menerapkan aturan larangan mudik. Bahkan Pemkot Batu telah menyiapkan lokasi karantina jika ada warga yang nekat mudik. 

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko dalam gelaran apel kesiapan penanganan larangan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H di halaman Balaikota Among Tani, Kota Batu, mengatakan, pihaknya akan memberlakukan karantina bagi warga yang nekat mudik.

"Untuk warga yang nekat mudik ke Kota Batu, jika warga tersebut sudah sampai di sini maka akan dilakukan karantina. Nanti Dinas Kesehatan akan menyiapkan karantina," tegasnya, Senin (26/4/2021).

Bagi masyarakat yang nekat mudik, nantinya akan dikarantina selama 5 hari. Selain itu, mereka wajib menjalani tes swab baik sebelum maupun setelah karantina.

"Ketika hasil yang keluar negatif baru diperbolehkan pulang ke rumahnya," jelasnya.

Bu De menambahkan, Pemkot Batu juga melarang keras ASN untuk mudik. ASN wajib tetap berada di Kota Batu, pihaknya juga menerapkan Sanksi bagi ASN yang melanggar.

Sementara itu, Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo, menambahkan bahwa selain disiapkan pos pengamanan, pihaknya juga akan menyiapkan 1 titik pos penyekatan.

"Kita ada pos untuk tanggungjawab perbatasan dengan Kediri yang ada di perbatasan itu. Disana nanti akan didirikan satu pos penyekatan," ucapnya.

Sementara fungsi pos pengamanan 4 titik di Alun-alun, Pendem, Giripurno, dan perbatasan Pujon akan memantau mobilitas masyarakat yang hendak berwisata.

"Untuk yang wisata atau yang mudik pasti ada pemeriksaan dari anggota yang jelas untuk mudik Malang Raya masih boleh. Untuk wilayah perbatasan saat ini masih belum terlihat peningkatan volume kendaraan yang berarti, masih sepi. Nanti akan kita pantau terus, H-7 akan kita siapkan posnya," urainya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00