Dua Kendaraan Parkir Ditabrak, 7 Orang Luka

KBRN, Malang: Diduga sopir mengantuk,  Daihatsu Xenia mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Raya Kertanegara, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang sekira pukul 13.30 WIB, Senin (1/3/2021).

Kendaraan Multi Guna atau Multi Vehicle (MPV) disopiri warga asal Ciamis, Dedi Hidayatullah (39) menabrak dua kendaraan yang sedang diparkir di pinggir jalan.

Kanit Laka Satlantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto menjelaskan, peristiwa itu terjadi diduga Dedi Hidayatulloh mengantuk saat mengemudikan kendaraan, sehingga laju kendaraan oleng ke sisi kanan jalan. 

"Hingga Dua kendaraan, diantaranya Suzuki Carry Pick Up yang sedang parkir di bahu jalan sisi kanan tertabrak, " Kata Agus Yulianto, Senin (1/3/2021). 

Padahal, kata dia, di dalam Suzuki Carry Pick Up ada dua orang, terdiri satu pengemudi dan kernetnya.

"Sementara penumpang mobil yang dikendari oleh Dedi Hidayatulloh ada 6 orang penumpamg," terang Agus.

Akibat kecelakaan tersebut, 7 orang mengalami luka-luka, antara lain, Fariz Fauzi (24) warga Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo mengalami luka dada, Wijanarko (19) warga asal Kalimantan Barat mengalami benturan pada dada. 

Juga Ade Eti Ruhyati (59) perempuan asal Ciamis mengalami benturan pada pinggang, dada serta kaki kiri, Siti Hoeriah (62) perempuan warga asal Pangandaran, Jawa Barat mengalami luka memar pada kaki dirawat.

Selain itu, Eka Siti Nurazizah (25) warga asal Garut, Jawa Barat mengalami benturan pada dada, Pipih Sumarni (21) perempuan asal Kabupaten Ciamis mengalami patah tulang jari kelingking tangan kiri, dan Empatimah (70) perempuan asal Kabupaten Ciamis mengalami memar dimata kiri. 

"Mereka semua saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit Prasetya Husada, Kecamatan Karangploso," urainya.

Selain penumpang di dalam mobil mengalami luka-luka, lanjut dia, ketiga mobil yang terlibat dalam kecelakaan juga mengalami kerusakan cukup parah.

"Ditaksir kerugian material atas kecelakaan itu berkisar Rp 20 juta," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00