RSSA Malang Lakukan Pemulasaran 206 Jenazah Covid-19 Selama Tiga Pekan

RSSA Malang sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Timur
KBRN, Malang: Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19. Pasalnya, di wilayah Malang Raya dan sekitarnya, angka kematian akibat virus tersebut masih relatif tinggi. Selama bulan Januari 2021 atau tiga pekan terakhir, rumah sakit rujukan utama penanganan Covid-19 di Jawa Timur itu telah melakukan pemulasaran 206 jenazah yang meninggal akibat Covid-19. Artinya, setiap hari ada 9 hingga 10 pasien meninggal.

Hal tersebut diungkapkan Kasubbag Humas RSSA Malang, Donny Iryan. Menurutnya, masyarakat harus terus tertib protokol kesehatan dan tetap waspada karena tren kasus Covid-19 belum turun, pandemi juga masih belum diketahui kapan berakhir. “Data dari Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSSA, dalam tiga pekan ini ada 206 pasien meninggal dunia dengan protokol kesehatan. Jika dibagi tiga pekan berarti perharinya ada sebanyak sembilan hingga 10 jenazah Covid-19 yang kami tangani,” ujar Donny, Selasa (26/1/2021).

Selama ini, RSSA Malang memang tidak hanya menerima pasien dari wilayah Malang Raya saja, melainkan juga pasien dari sejumlah kota/kabupaten lainnya di Jatim, bahkan Surabaya. Untuk itu, dalam rangka penanganan Covid-19, RSSA telah menambah tenaga kesehatan. “Ada 148 relawan yang direkrut dari berbagai latar pendidikan. Tenaga kesehatan ditambah untuk menangani pasien dari Malang Raya dan sekitarnya,” katanya. 

Selain merekrut relawan medis, RSSA juga menambah jumlah kasur/bed isolasi bagi pasien Covid-19. Bahkan, beberapa diantaranya memodifikasi ruangan untuk ruang isolasi. “Saat inikami  memiliki 145 kasur isolasi sedangkan tingkat keterisian kasur sebanyak 137 pasien,” tutur Donny.

Ia menambahkan, tempat tidur di ruangan Intensive Care Unit (ICU) yang merupakan tempat penanganan pasien dengan kondisi kritis juga ditambah. Dari sebelumnya 10 bed kini menjadi 14 bed isolasi. “Sehingga kami bisa layani semua pasien yang masuk IGD Incovid RSSA Malang,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00