Apa Kabar Kolam Renang Internasional, Kapan Dimanfaatkan?

Kondisi Kolam Renang Outdoor Kanjuruhan, Jumat (22/1/2021). (Foto: Istimewa)
Kadispora Kabupaten Malang Melihat Kesiapan Kolam Renang Indoor, Kolam Renang Internasional, Jumat (22/1/2021). (Foto: Istimewa)

KBRN, Malang : Kolam renang internasional yang berada di komplek Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang hingga saat ini masih belum difungsikan. Kondisinya terlihat megah dari luar. Namun, apa kabar kondisi di dalamnya? Pantauan RRI, terlihat di dalam kolam renang masih perlu dilakukan pembenahan agar bisa dimanfaatkan secara keseluruhan. 

Bangunan yang menghabiskan uang negara miliaran rupiah itu hingga saat ini masih dalam penguasaan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Praktis, kolam renang internasional yang di dalamnya terdiri dari kolam renang indoor dan kolam renang outdoor serta kolam renang loncat indah itu belum berfungsi hingga sekarang. Bahkan belum juga diserahkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Raga (Dispora)Kabupaten Malang. 

Sebab itu, Kepala Dispora setempat, Atsalis Suprayitno mendesak agar kolam renang internasional segera diserahkan untuk bisa dimanfaatkan, menambah pendapatan kas daerah. Desakan itu tidak hanya disampaikan oleh Dispora, tetapi bagian aset, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) juga meminta agar kolam renang internasional segera diserahkan tahun ini. 

" Kolam renang internasional itu memang permintaan kemaren dari aset BKAD tahun ini bisa diserahkan ke Dispora," ungkap Atsalis di sela sela melakukan peninjauan kondisi terkini kolam renang internasional, Jumat (22/1/2021). 

Atsalis menjelaskan kondisi kolam renang internasional ini masih terlihat ada beberapa kekurangan pada kolam renang latihan atau kolam renang outdoor dan kolam renang loncat indah. 

" Masih terlihat ada kekurangan di kolam latihan dan kolam renang loncat indah, " terangnya. 

Namun, pada kolam renang indoor terlihat sudah siap dimanfaatkan, seperti kamar mandi dan kamar ganti sudah mumpuni. Hanya saja, lanjut dia masih ada sarana prasarana yang masih perlu disempurnakan.

Lantas, kapan kolam renang yang digadang-gadang menjadi pusat latihan atlet dan diperuntukkan bagi publik itu diserahkan dan dimanfaatkan? 

Atsalis mengaku siap menerima kolam renang internasional itu pada tahun ini dengan catatan dilakukan pembenahan oleh Dinas Cipta Karya terhadap kolam renang yang masih perlu dilakukan perbaikan. Selain itu harus ada pembekalan bagi petugas Dispora untuk kelanjutan perawatan kolam renang.

" Artinya saya siap menerima aset ini di tahun 2021, tetapi perlu ada Dispora perbaikan, juga pembekalan pelatihan petugas dalam hal untuk peralatan dan berkaitan jaringan saluran irigasi pembuangan air ataupun konstruksi saluran air bagaimana nanti, " urainya. 

Pantauan RRI, kolam renang indoor terlihat sudah siap dimanfaatkan. Kendati demikian, kolam renang outdoor dan loncat indah masih perlu perbaikan, sebab di kolam renang outdoor masih terlihat rumput tumbuh di dalam kolam. 

Di sekeliling kolam juga masih ditumbuhi rumput, terlihat tidak terawat. Padahal, tahun 2020 lalu, disebut telah dialokasi anggaran untuk perawatan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00