BB TNBTS Tutup Sementara Pendakian ke Gunung Semeru

Aktivitas Gunung Semeru (Foto: Balai Besar TNBTS)

KBRN, Malang: Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup sementara pendakian ke Gunung Semeru. Hal itu setelah adanya laporan aktivitas vulkanologi Gunung Semeru oleh Pos Gunung Api (PGA) di Gunung Sawur Kabupaten Lumajang per tanggal 28 November. 

Dalam laporan itu, terdapat aktivitas letusan dan guguran lava pijar. Letusan teramati 3 kali dengan tinggi asap kurang lebih 100 meter dengan warna asap putih tebal yang condong ke arah barat daya. Guguran dan lava pijar teramati 13 kali dengan jarak luncur kurang lebih 500-1000 meter dari ujung lidah ke arah Besuk Kobokan.

“Berdasarkan laporan tersebut, BB TNBTS menutup sementara pendakian ke Gunung Semeru per tanggal 30 November sampai dengan batas yang belum ditentukan. Keputusan ini dilakukan dengan mengutamakan kepentingan keselamatan jiwa pendaki,” ungkap Kepala Subbagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas BB TNBTS, Sarif Hidayat, Senin (30/11/2020).

Ia mengungkapkan, BB TNBTS telah menurunkan tim untuk membantu melakukan evakuasi pendaki yang masih berada di kawasan Gunung Semeru. Tim itu juga melakukan penyisiran untuk memastikan kawasan Gunung Semeru steril dari pendaki.

“Kita ambil upaya preventif untuk keselematam jiwa pendaki. Harapannya semua pendaki hari ini sudah balik semua. Di masa pandemi, kebijakannya pendakian memang hanya dua hari satu malam,” katanya.

Meski pendakian ke Gunung Semeru ditutup sementara, namun wisata ke Gunung Bromo tetap dibuka seperti biasa, namun menerapkan protokol kesehatan dan kuota pendakian. 

“Alhamdulillah untuk Bromo sementara ini masih landai dan aman-aman saja,” tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00