Cegah Tindakan Anarkis Sikapi Omnibus Law, GM FKPPI Kabupaten Malang Lakukan Pendekatan Persuasif

KBRN, Malang:  Generasi Muda FKPPI Kabupaten Malang memilih melakukan pendekatan persuasif kepada pihak pihak yang tidak puas dan keberatan terhadap disahkannya Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja, untuk mengantisipasi munculnya tindakan anarkis menyikapi aturan tersebut.

Ketua GM FKPPI Kabupaten Malang, Agusto Arie Frianto mengatakan penolakan Omnibus Law yang disampaikan pada aksi massa oleh sejumlah pihak dinilai sebuah hak warga negara dalam penyampaian pendapat di muka umum, namun tetap harus dilakukan secara santun dan damai, tidak anarkis.

" Aspirasi yang disampaikan oleh beberapa pihak ada pemberatan bagi tenaga buruh atas Undang Undang Cipta Kerja jangan anarki ," tegas Agusto Arie Frianto kepada RRI, Selasa (20/10/2020).

Pihaknya sepakat dengan penyampaian pendapat di muka umum, dengan catatan tidak melanggar protokol kesehatan dan melanggar aturan.

" Kami mengawal masyarakat, penyampaian aspirasi tetapi jangan melanggar aturan yang ada," tegasnya.

Sebab itu, GM FKPPI Kabupaten Malang meminta kepada Wakil Rakyat agar menerima aspirasi yang disampaikan oleh sejumlah pihak berkaitan dengan Undang Undang Cipta Kerja.

Ia tidak ingin, nama Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu ;red) menjadi buruk akibat aksi massa yang anarki. 

Pihaknya, menyiapkan seratus personel untuk mengantisipasi munculnya gerakan yang diindikasi melakukan gerakan anarkis. Seratus personel tersebar di 33 kecamatan, pada setiap kecamatan dikerahkan 3 orang anggota GM FKPPI. 

Personel itu ditugasi melakukan pendekatan persuasif terhadap orang orang yang disinyalir akan melakukan protes Omnibus Law dengan cara cara anarki. Tujuannya, agar kondisi wilayah Kabupaten Malang tetap kondusif.

"Teknisnya kami menghalau secara persuasif, apabila ada indikasi gerakan yang mengarah ke anarkis, FKPPI berupaya merangkul oknum yang akan melakukan tindakan itu," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00