Petani Padi di Karangploso Malang Keluhkan Ketersediaan Air

KBRN, Malang: Jatuh tertimpa tangga, itulah peribahasa yang tepat, dialami petani di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Malang sekarang. Sebab, selain mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi, petani di dusun Wringin Anom, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso juga mengalami kekurangan air untuk irigasi pertanian.

" Jadi kesulitannya petani selain pupuk juga kekurangan air di sini," ungkap Petani Wringin Anom, Mulyono, Senin (19/10/2020).

Sehingga, petani tidak bisa mengolah lahan untuk menanam padi dua kali dalam setahun, karena kekurangan air untuk pengairan lahan sawah. Padahal, sebelumnya, petani bisa bercocok tanam dua kali. Namun, pasca sumber mata air di lokasi itu diambil untuk konsumsi air minum, kini petani mengalami kekurangan air.

" Pengairan sawah kekurangan air sekarang. Dulu satu tahun kami bisa panen dua kali, tapi sekarang panen satu kali saja," terangnya.

Karenanya, diharapkan Pemerintah segera menyelesaikan penanganan kekurangan air bagi petani dan kelangkaan pupuk bersubsidi.

Sementara, hingga berita ini diunggah, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang masih belum bisa dikonfirmasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00